MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare berkolaborasi bersama masyarakat dan multistakeholder siap terus mendukung keberlanjutan dan kesukseskan Program Kota Tanpa Kumuh atau KOTAKU. Hal ini ditegaskan Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare, Zulkarnaen Nasrun saat membuka Workshop Pengelolaan Pasca Program Kegiatan Peningkatan Kapasitas Masyarakat dan Pemda Program NSUP-KOTAKU di Hotel Gammara, Makassar, Selasa (09/05/23).
“Kemarin hari Selasa (09/05/23) diadakan kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat dan Pemda kota Parepare khususnya berkaitan dengan program ini NSUP kotaku. Ini merupakan suatu kegiatan kolaborasi dengan pihak kotaku yang dilaksanakan di Makassar dengan menghadirkan berbagai stakeholder yang terkait dengan pelaksanaan kotaku di kota Parepare selama ini. Ini juga membicarakan terkait dengan pasca pelaksanaan program kotaku seluruh Indonesia yang akan berakhir pada bulan Juni tahun 2023 nantinya.” Jelas Zulkarnaen
Lanjut Zulkarnaen, merupakan hal yang sangat baik karena merupakan bagian dari kolaborasi antara masyarakat Pemda, swasta, perguruan tinggi dan lain sebagainya yang telah berlangsung di kota Parepare selama hampir 6 tahun pelaksanaan kotaku di kota Parepare.
“kegiatan ini merupakan tanggung jawab dari Bapeda, dan merupakan juga hal yang sangat mendukung dari peningkatan kapasitas diri untuk menjadi lebih baik dan bermanfaat dalam pembangunan manusia utamanya masyarakat di kawasan kumuh di kota Parepare. Memang beberapa titik-titik kumuh di kota Parepare belum rampung dilaksanakan, tapi ini adalah merupakan hal yang perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah kota parepare pasca berakhirnya kotaku nantinya. Walaupun kita tidak tahu pemerintah pusat nantinya kebijakan selanjutnya apakah kotaku berubah nama, atau ada program lain nantinya yang akan mengganti dari kotaku. Yang jelas dengan berakhirnya kotaku maka pemerintah kota Parepare insyaallah akan melanjutkan kembali program-program tersebut dengan menggunakan dana APBD dengan memperhatikan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah. Yang jelas kami berharap upaya maksimal dan bersifat kolaboratif dalam mengurangi kawasan kumuh tersebut tetap kami ke depankan dan mohon dukungan dari semua stakeholder. Jadi pelaksanaan kegiatan ini selesai hari Jumat nanti sampai 3 hari ke depan.” Terang Zulkarnaen.
Pembukaan turut dihadiri Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Sulawesi Selatan, Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah I Provinsi Sulawesi Selatan, Project Leader Program NUSP-KOTAKU, Advisory Program KOTAKU Dikdik Herdiana, Koordinator Kota Program KOTAKU Hasniar Baharuddin, serta para Anggota LKM dan KPP se-Parepare yang menjadi peserta kegiatan. Selain Bappeda, jajaran Pemkot Parepare yang hadir di antaranya Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perkimtan hingga PAM Tirta Karajae Parepare.
Bukti dukungan kolaborasi, kegiatan ini juga melibatkan BUMN, swasta, akademisi hingga kalangan peduli di antaranya Pertamina, Bank Sulselbar, REI, akademisi Universitas Muhammadiyah Parepare Dr Muh Nashir, IAIN Parepare, hingga Ketua Forum Komunitas Hijau (FKH) Parepare




















