Kamis, Desember 1, 2022

Cegah PMK, Karantina Pertanian Parepare Wajibkan Hewan Uji Sampel Darah

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Merebaknya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan, membuat Karantina pertanian Hewan Wilayah Parepare, Sulawesi selatan, intens melakukan pemantauan hewan ternak untuk mencegah masuknya PMK di kota Parepare.

Dokter Hewan Karantina Pertanian Parepare drh Rian Hari Suharto mangatakan karantina pertanian Parepare kedatangan 30-an ekor sapi dari daerah sekitar yang akan diberangkatkan ke Kalimantan pihaknya mengambil sample darah untuk menguji mendeteksi beberapa penyakit khususnya untuk PMK.

“Kami dari karantina pertanian Parepare kedatangan 30-an ekor sapi dari daerah sekitar yang akan diberangkatkan ke Kalimantan. Seperti biasa kita mengambil sample darah untuk menguji, mendeteksi beberapa penyakit. Khusus untuk PMK sendiri ini (Penyakit Mulut dan Kuku) sesuai instruksi dari badan karantina pertanian kementerian pertanian di Jakarta di seluruh Indonesia.” Kata drh Rian.

Lanjut drh Rian, Karantina Kota Parepare memastikan sapi yang berangkat dari daerah lain wajib menjalani masa karantina selama paling kurang 14 hari setelah pengamatan selama 14 Hari di kandang masih sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda klinis barulah diberikan sertifikat kesehatan dan berangkat ke Kalimantan

“Bahwa sapi-sapi yang akan berangkat dari daerah lain wajib menjalani masa karantina selama paling kurang 14 hari. Setelah pengamatan selama 14 Hari di kandang masih sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda klinis barulah mereka diberikan sertifikat kesehatan dan berangkat ke Kalimantan. Sesuai namanya penyakit mulut dan kuku itu tanda-tanda utamanya adalah luka di bagian mulut dan kuku.” terang drh. Rian.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,590PengikutMengikuti
20,300PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

  • https://radiomesra.com:8183/mesra
  • Radio Mesra Parepare