PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komisi II DPRD Kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M. Si menjadwalkan kunjungan kebeberapa mitra komisi II. Kaharuddin kadir lewat Program obras Jumat (21/01/22) mengatakan salah satu agenda utama memberikan terkait vaksin kepada murid murid SD.
“Hari Senin kami akan melakukan kunjungan ke mitra mitra kerja kami, karena ini vaksin menjadi topik utama dalam kunjungan itu. Kemarin banyak yang melakukan protes terhadap vaksin ini bapak walikota juga sudah menyampaikan bahwa vaksin untuk anak-anak itu syaratnya harus ada izin dari orang tua. Ada juga yang tidak mau ini sama-sama ada dampaknya. Prinsip vaksin itu memasukkan bibit penyakit pada tubuh tapi itu sudah dilemahkan ini dalam rangka merangsang imun tubuh seseorang supaya bisa bekerja untuk melawan. Dan syarat-syaratnya fisik harus bagus kalau tidak bagus disarankan tidak boleh dilakukan vaksin ini bisa berdampak.” Jelas Politisi Senior Golkar Ini.
Lanjut Kaharuddin Pihaknya akan melakukan pertemuan dengan dinas kesehatan dand inas pendidikan kaitan dengan vaksin. Dan juga menekankan harus ada persetujuan orang tua siswa.
“karena ada kekhawatiran dan tentunya tidak boleh disarankan atau dipaksa persyaratan sekiranya tidak divaksin tidak boleh ikut sekolah. Intinya vaksin yang dilakukan ada persetujuan orang tua siswa
Sama dengan orang dewasa ketika mau di vaksin harus ada pemeriksaan awal. Kalau ada penyakit bawaan itu disampaikan itu penting itulah pentingnya persetujuan orang tua dibuatnya secara tertulis orang tua bisa mencantumkan penyakit-penyakit atau ke kelainan-kelainan yang ada pada anak.” Terang Kahar
Anggota legislatif Dapil soreang ini menambahkan vaksin dalam kedudukannya dari sisi medis ini juga penting dalam rangka memotong mata rantai virus covid ini sekira ini penting walaupun di sana-sini ada kritikan masyarakat memang kedepan.
“Kita hidup dalam posisi harus berdampingan dengan corona kalau menurut pendapat saya corona ini menjadi biasa-biasa saja tidak perlu menimbulkan ketakutan yang berlebihan tergantung dari ketahanan tubuh kita.” Tutup Kaharuddin




















