32.5 C
Pare-Pare
Sabtu, November 7, 2026
spot_img

Jumat Keliling di Masjid Annas Parepare, Kapolsek Soreang Serap Keluhan Warga soal Sampah

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Persoalan pengangkutan sampah menjadi salah satu keluhan warga Kelurahan Bukit Indah, Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Warga mengaku rutin membayar iuran kebersihan setiap bulan, tetapi masih kesulitan membuang sampah karena armada pengangkut belum menjangkau sejumlah lorong permukiman.

Keluhan tersebut disampaikan warga saat Kapolsek Soreang AKP Amir Usman, S.E., bertemu masyarakat dalam program Jumat Keliling di Masjid Annas, Jalan Muspika, Kelurahan Bukit Indah, Jumat (06/11/26).

Pertemuan yang berlangsung setelah salat Jumat itu menjadi ruang dialog antara kepolisian, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, dan jemaah untuk membahas persoalan lingkungan serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam dialog tersebut, seorang jemaah mempertanyakan layanan pengangkutan sampah yang dinilai belum merata. Menurut warga, mobil pengangkut sampah tidak pernah melintasi depan rumah mereka, sementara tempat pembuangan sampah juga belum tersedia.

Menanggapi persoalan itu, Amir meminta Lurah Bukit Indah Akbar Amin, S.E., yang turut hadir, agar mengoordinasikan keluhan tersebut dengan instansi terkait.

Akbar menyatakan pihak kelurahan akan meneruskan persoalan itu kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Parepare agar pengangkutan sampah dapat menjangkau permukiman di dalam lorong.

“Kami dari pihak kelurahan akan mengupayakan dan menyampaikan kepada DLH agar sampah warga yang berada di dalam lorong juga dapat diangkut,” ujar Akbar.

Selain persoalan kebersihan, Amir juga mengingatkan masyarakat mengenai sejumlah persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama, terutama perkelahian antarremaja yang melibatkan pelajar tingkat SMP dan SMA.

Ia meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak, khususnya pada waktu pulang sekolah, untuk mencegah keterlibatan mereka dalam aksi perkelahian.

Menurut Amir, upaya menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Keterlibatan masyarakat dalam mengenali dan melaporkan potensi gangguan keamanan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman.

“Keamanan dan ketertiban memang menjadi tugas kepolisian, tetapi menjaga kamtibmas merupakan kewajiban seluruh warga masyarakat. Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” kata Amir dalam dialog bersama jemaah.

Ia juga mengajak warga tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan tindak kejahatan maupun persoalan yang berpotensi mengganggu ketenteraman lingkungan. Masyarakat dapat memanfaatkan peran Bhabinkamtibmas di masing-masing kelurahan untuk menyampaikan laporan maupun mencari solusi.

Di tengah kondisi kemarau panjang, Amir turut mengingatkan warga agar tidak membakar sampah sembarangan. Kebiasaan tersebut berisiko memicu kebakaran, terutama ketika kondisi lingkungan sedang kering.

Program Jumat Keliling, lanjut dia, merupakan bagian dari upaya mendekatkan kepolisian dengan masyarakat melalui komunikasi langsung. Polsek Soreang juga menjalankan sejumlah program lain, di antaranya salat Subuh berjemaah, Green Policing, Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), serta patroli rutin.

“Kami menyadari masih ada kekurangan dalam pelayanan kepolisian. Karena itu, kami terus berupaya menjadi lebih baik. Kehadiran polisi di tengah masyarakat harus benar-benar memberikan manfaat,” ujarnya.

Jumat Keliling di Masjid Annas tersebut dihadiri Lurah Bukit Indah, jajaran Polsek Soreang, pengurus masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sekitar 30 jemaah.

Melalui pertemuan semacam ini, persoalan warga diharapkan tidak berhenti sebagai keluhan, tetapi dapat diteruskan kepada pihak yang memiliki kewenangan untuk mencari penyelesaian.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare