PAREPARE , RADIOMESRA. COM β Iming-iming menang besar membuat judi online terlihat menggiurkan. Namun, di balik tawaran keuntungan instan itu, ada risiko kehilangan uang, kecanduan, dan konflik keluarga yang dapat berkembang ketika seseorang terus mengejar kekalahan.
Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba perjudian daring, termasuk tautan yang beredar melalui media sosial, grup percakapan, maupun iklan digital.
βJudi online bukan jalan menuju bahagia. Itu jebakan yang menghancurkan masa depan,β ujarnya.
Menurut Phunky, pola yang ditemukan dalam sejumlah kasus yang ditangani kepolisian menunjukkan bahwa kebiasaan berjudi dapat bermula dari rasa penasaran atau keinginan memperoleh uang dengan cepat. Ketika kebiasaan itu berlanjut, tabungan dan penghasilan berisiko terkuras, sementara kebutuhan rumah tangga terabaikan.
Dampaknya tidak berhenti pada kerugian finansial. Perselisihan pasangan, terganggunya kebutuhan anak, hingga tekanan psikologis dapat menjadi persoalan lanjutan yang perlu ditangani secara serius.
Jangan Terjebak Iming-Iming Menang Besar
Promosi judi online kerap menggunakan janji keuntungan besar untuk menarik pengguna. Karena itu, masyarakat perlu waspada terhadap tautan dan pesan yang mengarahkan mereka ke situs perjudian.
βBanyak yang menawarkan menang besar, padahal ujungnya kalah dan kecanduan. Jangan diklik, jangan dicoba,β kata Phunky.
Untuk mencegah risiko tersebut, keluarga perlu membangun komunikasi terbuka. Jika anggota keluarga mulai menunjukkan kebiasaan berjudi atau mengalami masalah keuangan yang mencurigakan, ajak mereka berbicara tanpa langsung menghakimi dan dorong mereka mencari bantuan yang sesuai.
Keluarga dan Warga Punya Peran
Pencegahan judi online tidak cukup mengandalkan penindakan hukum. Keluarga dapat membantu mengenali perubahan perilaku, sedangkan masyarakat perlu menyampaikan dugaan aktivitas perjudian melalui saluran resmi tanpa menyebarkan tuduhan yang belum terverifikasi.
βKami ingin Parepare bersih dari judi online. Tapi ini tidak bisa dilakukan polisi sendiri. Butuh peran semua warga untuk saling jaga,β ujar Phunky.
Masyarakat yang ingin melaporkan dugaan tindak pidana dapat menghubungi Bhabinkamtibmas setempat atau layanan kepolisian 110. Semakin dini persoalan dikenali dan ditangani, semakin besar kesempatan untuk mencegah dampak yang lebih luas terhadap keluarga.




















