32.6 C
Pare-Pare
Jumat, September 11, 2026
spot_img

Rencana Pembangunan Sekolah Baru di Bacukiki, DPRD Parepare Tekankan Pentingnya Feasibility Study dan Kejelasan Lahan

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Rencana pembangunan fasilitas sekolah baru di wilayah Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, terus menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare. Kebutuhan sarana pendidikan yang memadai menjadi alasan utama diusulkannya pembangunan tersebut demi menampung para calon siswa di wilayah sekitar.

Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare yang juga politisi Partai Gerindra, Dr. H. Kamaluddin Kadir, menyampaikan bahwa penyiapan lahan untuk sekolah tersebut sempat menghadapi beberapa kendala teknis pada rencana lokasi awal.

“Dulu memang pernah ada lokasi yang disiapkan. Namun berdasarkan informasi, kendala utamanya ada pada luasan lahan yang belum mencukupi standar minimum. Selain itu, kondisi topografi lokasi awal berada di area lembah yang cukup curam,” ujar Kamaluddin Kadir.

Menanggapi kendala tersebut, pembahasan mengenai alternatif lokasi baru kini terus berjalan. Salah satu opsi area yang diusulkan berada di kawasan Bacukiki yang dinilai memiliki potensi lahan cukup luas.

Kendati demikian, Kamaluddin mengingatkan pentingnya aspek legalitas dan status kepemilikan tanah sebelum melangkah ke tahap konstruksi. Sebagian lahan potensial di kawasan Bacukiki masih berstatus milik warga setempat.

“Lahan di daerah Bacukiki memang masih sangat luas, tetapi sebagian di antaranya dikuasai atau dimiliki oleh masyarakat. Karena itu, status kepemilikannya harus dipastikan terlebih dahulu. Jika tanah tersebut milik warga, maka perlu ada mekanisme dan perencanaan anggaran pembebasan lahan yang jelas,” tegasnya.

Lebih lanjut, politisi Gerindra ini menekankan bahwa setiap pembangunan fasilitas publik berskala besar wajib melalui tahap pengkajian kelayakan atau Feasibility Study (FS).

Melalui studi kelayakan tersebut, pemerintah dapat mengalkulasi tingkat kelayakan lokasi, perencanaan tata ruang, hingga strategi operasional sekolah ke depan.

“Harus di-FS dulu (feasibility study). Ditinjau kelayakannya, dikalkulasi secara matang, bagaimana strategi sekolahnya nanti. Setelah studi kelayakan tuntas, barulah masuk ke tahap perencanaan anggaran pembangunan,” jelas Kamaluddin.

Langkah kehati-hatian ini diambil agar fasilitas sekolah yang dibangun nantinya benar-benar siap dan layak pakai, sehingga tidak menimbulkan kendala bagi para siswa maupun orang tua murid dalam menempuh pendidikan di Kota Parepare.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare