PAREPARE, RADIOMESRA . COM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Parepare terus memasifkan upaya penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) secara aktif hingga ke tingkat kelurahan. Langkah ini diambil untuk memutus mata rantai penularan TBC di seluruh wilayah Kota Parepare.
Kepala Bidang Kesmas, Kesling, dan P2P Dinas Kesehatan Kota Parepare, Edy Kusuma Suhardi, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Ngopi Berjamaah di Masjid Raya Parepare, Jumat (28/08/26). Kegiatan sosialisasi ini mengusung tema “TBC Bukan Aib, TBC Bisa Sembuh: Kenali, Cegah, Obati!”.
Edy menjelaskan bahwa penyebaran kasus TBC saat ini merata di 22 kelurahan di Kota Parepare, dengan catatan kasus tertinggi berada di Kelurahan Bukit Indah dan Lembah Harapan. Untuk itu, tim kesehatan mendatangi langsung pemukiman warga guna menyisir kontak erat, kontak serumah, serta warga yang bergejala namun belum sempat memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
“Metode yang kita lakukan adalah untuk penemuan kasus sebanyak-banyaknya. Target kita merata di 22 kelurahan dengan menguji 100 orang bergejala atau kontak erat di setiap titik. Jika kita bisa temukan 100 persen penderita TBC di Parepare, maka otomatis rantai penularannya bisa kita putus,” ujar Edy.
Saat ini, pelaksanaan tes kesehatan secara bergilir telah dimulai dari Kecamatan Ujung dan akan dilanjutkan ke kecamatan lain sepanjang minggu ini. Dinkes mengimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi dan tidak ragu melakukan pemeriksaan demi kesehatan bersama.




















