PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepolisian Resor (Polres) Parepare terus berkomitmen meningkatkan kecepatan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui optimalisasi layanan Call Center 110 yang terintegrasi langsung hingga ke tingkat Mabes Polri. Hal ini disampaikan oleh Wakapolres Parepare, Kompol Saharuddin, S.H., M.H., M.Si., saat menghadiri kegiatan keagamaan “Ngopi Berjamaah” selepas salat Magrib di Masjid Raya Kota Parepare, Jumat (03/07/26).
Dalam arahannya di hadapan para jamaah, Kompol Saharuddin menjelaskan bahwa layanan 110 merupakan instruksi langsung dari Mabes Polri dan Kapolda untuk menjamin respons cepat kepolisian terhadap laporan masyarakat. Layanan ini dapat diakses secara gratis atau tanpa dipungut biaya melalui ponsel.
“Apabila ada suatu kejadian, silakan hubungi 110. Telepon akan langsung berdering di kantor polisi terdekat. Sistem ini dipantau berjenjang; jika dering pertama tidak diangkat oleh Polres, dering kedua akan masuk ke Polda, dan dering ketiga langsung ke Mabes Polri,” ujar Kompol Saharuddin.
Sistem canggih ini juga memantau durasi pergerakan anggota di lapangan sejak menerima laporan hingga tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, Wakapolres mengingatkan agar warga tidak memberikan laporan palsu (*prank*). Karena setiap nomor ponsel sudah berbasis KTP, posisi dan identitas penelepon nakal akan langsung terdeteksi.
Selain menyosialisasikan layanan 110, Kompol Saharuddin juga memberikan imbauan humanis kepada para orang tua dan jamaah terkait pola asuh anak. Ia meminta masyarakat untuk menghilangkan kebiasaan menakut-nakuti anak kecil menggunakan figur polisi.
“Hilangkan paradigma menakuti anak-anak dengan kata-kata ‘nanti ditangkap polisi’. Itu keliru. Mari kita balik, ajak anak-anak kita untuk mencintai polisi agar mereka merasa aman dan bahkan punya keinginan atau cita-cita menjadi abdi negara di masa depan,” pungkasnya.




















