PAREPARE, RADIOMESRA. COM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sekaligus Ketua Fraksi Nasdem, H. Muh. Sadar, SE., menggelar kegiatan Pengawasan Anggaran APBD Provinsi Sulsel di Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, pada Kamis (21/05/25).
Dalam kegiatan tersebut, Muh. Sadar menegaskan komitmennya untuk memastikan anggaran daerah tepat sasaran, khususnya yang dialokasikan di Kota Parepare. Salah satu fokus utama yang disoroti adalah rampungnya proyek Masjid Terapung serta kelanjutan perbaikan Masjid Agung Parepare.
“Anggaran tahun 2025 ini dilaksanakan sampai dengan 2026. Untuk pembangunan Masjid Terapung alhamdulillah sudah diselesaikan 100%. Selebihnya, kita anggarkan untuk perbaikan Masjid Agung yang ada di Jalan Ahmad Yani,” ujar Muh. Sadar di hadapan warga.
Ia menambahkan bahwa perbaikan Masjid Agung akan terus mendapat alokasi anggaran pada tahun ini agar bisa rampung sepenuhnya pada tahun 2026. Langkah pengawasan langsung ini dilakukan agar masyarakat Parepare bisa segera merasakan manfaat fasilitas publik tersebut secara maksimal.
Selain membahas rumah ibadah, legislator Nasdem ini juga merespons aspirasi warga terkait infrastruktur, termasuk usulan perbaikan tanggul penahan air di wilayah tersebut. Muh. Sadar berjanji akan mengawal dan memperjuangkan aspirasi ini di tingkat provinsi.
Terkait arah bantuan keuangan ke depan, Muh. Sadar mengaku telah menjalin komunikasi dengan Wali Kota Parepare agar alokasi bantuan berikutnya difokuskan pada infrastruktur krusial, seperti perbaikan jalan hingga wacana reklamasi pantai.
Tidak hanya itu, Muh. Sadar juga memberikan kabar baik mengenai polemik seragam sekolah gratis bagi siswa SMA/SMK. Meskipun jenjang tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi, Pemerintah Kota Parepare telah berkomitmen menganggarkan dana di tahun 2026 demi menutupi kebutuhan siswa di Parepare.
Di akhir kegiatan, Muh. Sadar mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi jalannya pembangunan.
“Tolong dilakukan pengawasan yang maksimal, karena dana tersebut adalah uang rakyat yang dipergunakan untuk membangun seluruh kegiatan yang ada di Parepare,” kuncinya.




















