PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat – Program Kemitraan yang didanai oleh program hibah internal ITH tahun 2026, memperkenalkan Sistem LACAK (Layanan Cek Penerima Bantuan Kecamatan Bacukiki) sebagai inovasi digital untuk mendukung pengelolaan bantuan sosial di Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.
Sistem tersebut dikembangkan sebagai upaya membantu pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam meningkatkan akurasi pendataan penerima bantuan sosial sekaligus meminimalisir persoalan yang selama ini kerap muncul di tengah masyarakat, seperti ketidaksesuaian data penerima maupun aduan terkait penyaluran bantuan.
Kegiatan sosialisasi dan pendampingan yang dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2026 ini melibatkan aparatur kecamatan dan kelurahan di wilayah Bacukiki agar mampu memahami pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Tim pengabdian kepada masyarakat ITH terdiri dari Putri Ayu Maharani, S.T., M.Sc., Mardhiyyah Rafrin, S.T., M.Sc., Ir. Muhammad Syafaat, S.Kom., M.Kom., Andi Taufiqurrahman Akbar, M.Kom., Zaitun, S.Si., M.Mat., serta Riswandi, S.Kom., M.Kom. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa ITH, yakni Damar Kandi, Muhammad Mu’adz Ibda, Muhammad Aslam Al-Fadillah, Elisabeth Tri Juliana Kandakon, Fharhan Sumardi Saputra, Anggun Anugrah Sulnas, dan Misbah Ramadani.
Koordinator Program Studi Ilmu Komputer ITH, Ir. Muhammad Syafaat, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa penerapan teknologi informasi dalam pemerintahan menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Sistem LACAK diharapkan mampu membantu aparatur pemerintah dalam melakukan pengelolaan data bantuan sosial secara lebih terstruktur dan mudah dipantau.
Sekretaris Kecamatan Bacukiki, Andi Satria Burhanuddin, S.STP., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap sistem yang diperkenalkan dapat membantu pemerintah dalam mengurangi berbagai persoalan bantuan sosial di masyarakat.
“Harapan kami dengan adanya aplikasi ini persoalan-persoalan di masyarakat bisa diminimalisir dan mungkin tidak ada lagi aduan-aduan terkait bantuan sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Lompoe, Fahri Firman, S.Sos., menilai pelatihan tersebut sangat membantu aparatur kelurahan dalam melakukan klasifikasi data masyarakat penerima bantuan.
“Pelatihan ini sangat membantu kami untuk mengklasifikasikan warga yang sudah menerima bantuan maupun yang belum,” ungkapnya.
Melalui penerapan Sistem LACAK, ITH berharap transformasi digital pelayanan publik di Kecamatan Bacukiki dapat terus berkembang sehingga pengelolaan bantuan sosial menjadi lebih transparan, akurat, dan tepat sasaran bagi masyarakat.




















