PAREPARE, RASIOMESRA. COM – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare, Hj. Suryani, berhasil meraih penghargaan dengan predikat “Sangat Baik” dalam penilaian kinerja Pejabat Tinggi Pratama Disdukcapil tingkat nasional. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Disdukcapil Parepare dalam melampaui berbagai target capaian indikator makro nasional.
Saat ditemui di Kantor Disdukcapil Kota Parepare pada Kamis (21/05/26), Hj. Suryani mengungkapkan bahwa penilaian ini dilakukan setiap semester oleh pemerintah pusat. Pada semester sebelumnya, ia juga sukses mempertahankan predikat yang sama.
“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada seluruh teman-teman di Disdukcapil karena atas berkat dukungan, kerja keras, dan kerja ikhlas mereka, capaian atau predikat ini dapat kami peroleh,” ujar Suryani dengan penuh rasa syukur.
Menurut Suryani, ada tiga indikator utama yang menjadi dasar penilaian, yaitu cakupan KTP, kepemilikan akta kelahiran, dan penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Dalam ketiga indikator tersebut, Kota Parepare mencatatkan persentase memukau yang jauh di atas rata-rata target nasional.
Untuk cakupan KTP, Parepare telah mencapai 99,37% dari target nasional yang hanya 90%. Sementara untuk akta kelahiran anak, angkanya sudah menyentuh 100% alias zero anak tanpa akta. Prestasi ini didukung oleh inovasi “Lapor Hati”, di mana bayi yang lahir di rumah sakit bisa langsung mendapatkan akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK) baru, dan Kartu Identitas Anak (KIA) sebelum pulang.
Selain itu, capaian KIA di Parepare telah mencapai 93%, melampaui target nasional yang berada di angka 60%. Hal ini dipicu oleh kebijakan pemerintah daerah yang mewajibkan KIA sebagai salah satu syarat pendaftaran masuk sekolah. Di sisi lain, target IKD juga berhasil digenjot hingga 36,48% melalui sistem integrasi pelayanan kependudukan.
“Langkah-langkah kami itu cepat. Kami bisa ‘berlari’ dengan inovasi-inovasi yang ada. Kami juga menerapkan jemput bola melalui mobile service, perekaman on the spot, hingga mengantarkan langsung KTP ke rumah warga yang sakit atau lansia melalui inovasi ‘Sapa Wargata’,” jelas Suryani.
Keberhasilan luar biasa ini menjadikan Disdukcapil Kota Parepare sebagai salah satu rujukan utama dan tempat studi tiru bagi berbagai daerah lain di Provinsi Sulawesi Selatan. Setelah penilaian individu ini, Disdukcapil Parepare kini tengah bersiap menyambut hasil penilaian kinerja untuk kategori institusi.




















