28.2 C
Pare-Pare
Selasa, Mei 19, 2026
spot_img

Kendala Alat Rusak, Disdukcapil Parepare Jemput Bola Rekam KTP-El Pemula di Sekolah

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare terus mengejar target perekaman KTP Elektronik (KTP-el) bagi remaja usia 16–17 tahun. Meski demikian, proses perekaman di sekolah-sekolah sempat terhambat akibat kerusakan alat rekam mobile pada Selasa pekan lalu.

Kepala Disdukcapil Kota Parepare, Hj. Suryani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun jadwal perekaman ke sekolah-sekolah dengan total target mencapai lebih dari 2.000 anak pada tahun 2026 ini. Hingga pertengahan Mei, total anak yang sudah berhasil melakukan perekaman mencapai 438 orang.

“Untuk semester pertama, kami menargetkan bisa rampung hingga 50 persen pada bulan Juni nanti. Namun, kami mendapati kendala alat rekam on-the-spot atau alat mobile kami mengalami kerusakan,” ujar Hj. Suryani saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/05/2026).

Suryani menjelaskan, capaian perekaman di beberapa sekolah saat ini bervariasi. Di SMAN 1 telah mencapai 60%, SMKN 3 sebanyak 40%, SMKN 2 hampir 60% (59 sekian persen). Sementara di SMKN 4, alat rekam justru mengalami kerusakan di hari pertama pelaksanaan. Beberapa sekolah dengan jumlah siswa besar seperti SMKN 1 dan SMAN 2 bahkan belum sempat tersentuh akibat kendala teknis tersebut.

Kendati anggaran perbaikan alat dari dinas saat ini masih nihil dan laporan ke pemerintah pusat belum membuahkan hasil, Disdukcapil enggan berdiam diri. Sebuah inovasi alternatif pun disiapkan agar target Juni tetap tercapai.

“Mulai besok, kami akan menjalankan skema jemput bola menggunakan mobil operasional dinas. Kami akan menjemput anak-anak langsung dari sekolah untuk diarahkan melakukan perekaman di Kantor Disdukcapil atau di Mal Pelayanan Publik (MPP),” tegas Suryani.

Pihak dinas memastikan proses mobilisasi siswa ini tidak akan mengganggu jam pelajaran. Perekaman akan memanfaatkan waktu istirahat sekolah atau setelah jam ujian sekolah selesai sekitar pukul 10.00 pagi. Walaupun kapasitas rekam mandiri di kantor (sekitar 20–30 orang per hari) lebih terbatas dibanding alat mobile sekolah (yang bisa mencapai 60 orang lebih per hari), Suryani mengaku tetap optimis target 50% di bulan Juni 2026 dapat terpenuhi.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare