PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Adanya petugas parkir di area Gedung Islami center kota parepare menjadi sorotan pendengar Obras pada Kamis (09/04/26). Pendengar Obras Mulyadi yang di kenal sebagai pak jubir mengatakan Fenomena yang terjadi ketika pergi di acara pengantin di gedung Islamic Center, itu kadang ada masyarakat bingung juga kenapa ada tukang parkir dan melakukan penarikan retribusi. Mulai motor, mobil, sepertinya tukang parkir ilegal itu atau tidak resmi.
“Jadi kami mohon klarifikasi dari Dinas Perhubungan, kalau itu tidak resmi, tolong ditertibkan. Karena yang kami dengar dari pemerintah kota, tidak ada parkir-parkir di gedung Islami Center. Di areanya, di dalam. Di areanya, di dalam. Masyarakatkan macam itu tematur kendaraan, mulai motor mobil, cuma., Yang mengusik lagi masyarakat. Kenapa ada penarikan parkir. Ada yang bayar 2 ribu sampai 5 ribu katanya kalau mobil. Ini entah benar atau tidak. Yang jelasnya fakta yang terjadi kemarin ini beberapa.” Kata Mulyadi.
Menanggapi keluhan tersebut, ketua RW Cempae Ujung bulu Sultan yang akrab di sapa bang one berharap, orang orang ysng memang ditempatkan di tempat itu saja menarik parkir, jangan menyebarang mencari uang.
“Walaupun kata orang 2000 rupiah, kita berharap Islamic center itu tidak ada parkir, apalagi uang tidak masuk dalam kas daerah tapi masuk dalam kantong pribadi, Harus nya UPTD menegur, kalau saya hanya menyarankan orang ini, kalau memang anda tidak mau memberi tidak usah, karena tidak dipaksa juga, kalau memang aturan tidak membayar jangan membayar, supaya nama parepare tidak tercemar gara hara uang begini karena ini akan merusak nama parepare diluar, sebenarnya dia bekerja didepan Ananda Tripa tapi kadang kalau ada pengantin menyeberang ke islamic, juga biasa nya kalau banyak mobil parkir di depan ananda Tripa biasa menyeberang parkir di Islamic center.” Jelas Sultan.




















