PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Jari dari seorang pasien lansia di RS Ainun Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Abdul Rahman (60) membengkak gegara cincin yang dipakainya tersangkut. Dokter UGD harus memanggil tim Damkar untuk melakukan evakuasi.
Evakuasi cincin itu dilakukan di ruang UGD RS Hasri Ainun Habibie, Kelurahan Sumpang Minangae, Kecamatan Bacukiki Barat pada Senin (26/01/26) sekitar pukul 15.30 Wita. Cincin tersangkut hingga melekat pada daging jari pasien.
Kabid Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar Parepare, Fransiskus mengatakan Mereka menerima informasi dari salah seorang dokter dari Rumah Sakit Ainun, dari unit UGD, ada salah seorang pasien yang mengalami pembengkakan pada jari tengah sebelah kiri. Cincinnya ini sudah melekat masuk ke daging.
“Ada salah seorang pasien yang mengalami pembengkakan pada jari Tengah sebelah kiri, mengakibatkan terjadinya pembengkakan. Jadi kami dihubungi, Alhamdulillah kami melakukan pembukaan cincin ini. Cincinnya sudah melekat masuk ke daging, menimbulkan pembengkakan, dikhawatirkan pasien tindakan self medis. Maka dilakukan pembukaan cincin, memang pada saat sebelum kami tiba, Kami sudah lihat kondisinya sudah merah sudah punya jari tengah dan terjadi pembengkakan, Alhamdulillah dengan penanganan dari kami, dengan sangat hati-hati berhasil kami buka cincin itu,” ujar Fransiskus
Proses evakuasi berlangsung dramatis namun terkendali. Petugas harus ekstra hati-hati melapisi jari pasien agar alat pemotong tidak melukai kulit atau menimbulkan panas berlebih. Fransiskus mengungkapkan, cincin besi putih yang tersangkut di jarinya itu cukup sulit dilepas. Petugas harus memotong dua sisi cincin itu. Setelah berjibaku selama 15 menit, cincin tersebut akhirnya berhasil dilepaskan. Pasien yang bersangkutan kini tengah melanjutkan perawatan intensif di UGD RS Ainun Habibie.




















