PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah kota Parepare melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kota Parepare yang terdiri diantaranya dinas perdagangan, dinas ketahanan pangan, DPKP, Bagian Ekonomi mengawali tahun 2026 dengan kembali menggelar Kopi Mobile GPM (Kios Pengendali Inflasi Gerakan pangan Murah) di komplek perumahan Grand Sulawesi Kecamatan Bacukiki kota Parepare Selasa (06/01/26).
Analis Ketahanan Pangan dinas Ketapang Ibrahim di sela kegiatan pada media mengatakan, Pasar murah adalah kegiatan rutin yang diinisiasi tim pengendali inflasi daerah, yang didalamnya ada Dinas Ketapang, Perdagangan, Pertanian, Bagian ekonomi, kegiatan ini betul betul sangat dibutuhkan masyarakat.
“Kami dari Ketapang mensuport semua kegiatan yang sifatnya berdampak ke masyarakat, memudahkan distribusi pangan, terkait harga lebih dibawa lagi dibanding dengan harga normal, dipasar. Saya rasa dengan melihat animo masyarakat yang hadir, saya kira pasti masyarakat akan merasakan manfaatnya, kita lihat sendiri ini sudah ramai dan bisa menjadi alat ukur, bahwa kegiatan ini betul-betul ada afek positifnya di masyarakat. Terkait dengan titik itu, setiap pekan TPID melaksanakan rapat koordinasi, dari situ ditentukan bahwa Minggu ke2 nanti di kelurahan mana, dan seterusnya. Melihat pengalaman kemarin, dalam 1 bulan 4 Minggu biasanya digilir setiap kelurahan.” Ujar Ibrahim
Sementara, salah seorang warga Grand Sulawesi, Maisuri Arif mengaku terbantu dengan hadirnya Gerakan Pangan Murah tersebut.
“Saya beli minyak goreng harga 15.000, di pasar itu kadang 17.000, ada juga yang jual 15.700, tapi mungkin rekanan Bulog, semoga dilanjutkan terus sudah sering memburu pasar murah.” Kata Maisuri




















