PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam rangka Hari Listrik Nasional, (HLN) PLN UP3 Parepare menyapa pendengar radio mesra lewat program bincang kelistrikan. Hadir pada kesempatan tersebut Team Leader Pelayanan Pelanggan dan ADM PLN ULP Mattirotasi dan Nuratika Muhammad Ulul Junior Teknisian Pengendali Susut dan P2TL PLN ULP mattirotasi.
Dalam penjelasannya Nuratika mengatakan, Setiap daya memang beda-beda biaya bebannya, cuma kalau memang pelanggan tambah daya biaya beban itu tidak dibayarkan oleh pelanggan etika pelanggan ada pemakaian.
“Jadi mungkin banyak masyarakat yang mengira ketika tambah daya, nanti biaya listriknya bertambah, karena biaya beban tersebut bertambah. Padahal biaya beban itu dibayar ketika, tidak ada pemakaian atau pemakaian di bawah biaya beban. Contoh daya 900 biaya bebannya 80.000, pelanggan ini cuma pakai 20.000 contohnya ini pelanggan tetap bayar 80.000. tapi ketika pemakaian pelanggan di atas biaya beban contohnya 100 ribuan lebih pembayaran listriknya, yang di bayar itu tetap 100.000 bukan biaya beban ditambah dengan pemakaian. karena banyak Saya dengar di masyarakat pembayaran listrik itu biaya bebannya dijumlahkan dengan pemakaian listrik.” Ucap Nuratikah
Muhammad Ulul menyarankan untuk pelanggan yang masih menggunakan pasca bayar yang mungkin sering bepergian untuk beralih ke sistem token untuk menghindari biaya beban.
“Jadi kalau tidak terpakai di rumah, itu baru membayar beban, kalau selama ini terpakai dan itu termasuk aktif, itu pembayarannya sesuai dengan pemakaian KWHnya. Ini hanya berlaku untuk pelanggan pasca bayar, yang bukan token. Kami sarankan bagi pelanggan yang kiranya di rumahnya sering kosong, atau ditinggalkan karena sering keluar, itu saran saya diganti ke prabayar atau token soalnya kalau pakai Token itu tidak ada istilah biaya beban.” Tambah Muh. Ulul




















