MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare menggelar Rapat Evaluasi Badan Adhoc penyelenggara pemilihan pada pelaksanaan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024 tingkat KPU Kota Parepare, di Hotel Aryaduta Makassar, Sabtu malam (25/01/25).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Selatan divisi data dan informasi, Romi Harminto yang didampingi oleh Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Adnan Tahir.
Romi Harminto sebelum membuka kegiatan tersebut mengingatkan empat pesan penting sebelum PPK dan PPS mengakhiri masa tugasnya.
“Di penghujung kegiatan ini, ada tiga poin yang harus kita ingat. Bahwa di berKPU itu ada 4 poin yang sebenarnya kita sudah lewati sampai di akhir. Kegiatan yang pertama integritas kelembagaan. Integritas kelembagaan kita sejak kita berpilkada teman teman adhoc, teman teman itu semuanya taat pada regulasi itu yang harus kita ingat bahwa di KPU itu ada regulasi yang kita harus taati. PKPU surat edaran surat keputusan dan lain lai. Alhamdulillah karena dari seluruh teman-teman adhoc di Sulawesi Selatan tidak ada satupun kabupaten kota yang bermasalah adhoc nya semuanya taat bekerja dengan mekanisme dan integritas kelembagaan.” Kata Romi.
Hal kedua lanjut Romi, adalah loyalitas kepemimpinan. Tanpa kita sadari, teman-teman ketika diperintah oleh teman-teman komisioner diarahkan oleh teman-teman komisioner diberikan win win solusi oleh teman-teman ini tunduk dan tegak. oleh sebab itu kadang kita dengar di KPU itu tegak lurus ini juga terbukti untuk kota Parepare ini. semua adhoc nya tegak lurus sama komunisionernya kita sudah melihat kerja-kerja di provinsi kami melihat Parepare tidak ada masalah terkait tegak lurus nya teman teman di Pilkada.
“Kemarin yang ketiga, kerja kolektif kolegial ini juga selalu kita diskusikan. Apa itu kolektif kolegial. Jadi KPU kenapa semua komisioner dan adhoc itu ganjil-ganjil karena ada sesuatu yang harus diputuskan secepatnya karena kita punya schedule tahapan itu..ini cuma sekian pemutahiran data sekian pencalonan sekian hari itu dibutuhkan keputusan makanya kenapa komisioner provinsi itu 7 orang, KPU kabupaten kota 5 orang, PPK 5, orang PPS 3 orang, supaya cepat diputuskan.” Ungkap Romi.
Selain itu dihadiri oleh seluruh Komisioner KPU Kota Parepare, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kota Parepare, Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kota Parepare, serta awak media.




















