PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil ketua DPRD kota Parepare yang juga politisi Partai Nasdem Suyuti SE pada tim liputan jelajah kota radio mesra Jumat (24/01/25) mengatakan komisi 3 melakukan rapat dengar pendapat dengan Dinas perdagangan dan dihadiri Asisten dan inspektorat terkait buntunya ini komunikasi antara pedagang di pare beach dengan pemerintah daerah
“Sehingga kami minta dijadwalkan rapat dengar pendapat dengan 6 pemilik los ini dan itu di agendakan, di Dinas perdagangan dan dihadiri oleh keenam pemilik los. Di dalam RDP ternyata kita tahu bahwa disana ada 24 los, 18 itu sudah melakukan pembayaran 6 belum. Jadi semuanya itu ada 24. Sehingga kita, pihak pemerintah, karena kalau tidak salah mereka itu sudah tempati kurang lebih 7 tahun secara gratis. Dan yang 18 ini kalau tidak salah sudah 7 atau 6 bulan sudah membayar bahkan 9 bulan mau 1 tahun sudah membayar. yang 6 belum pernah ada pembayaran.” Kata Suyuti.
Lanjut Suyuti, sehingga di hasil pertemuan di sepakati bahkan ini juga 6 ini tidak keberatan, sepakati bahwa tidak ada jalan tidak dilakukan segera pembayaran yang keenam ini. Karena kalau tidak ada daftar tunggu, ada datanya di dinas perindag yang mau masuk di sana.
“Kenapa, karena berdasarkan hasil pemeriksaan BPK bahwa ada temuan, ada temuan, dua tahun terakhir terkait pemanfaatan aset. Jadi semua aset-aset yang dimanfaatkan itu, di kota Parepare di tarik semua retribusinya. Karena aset pemda/negara sehingga kita putuskan di RDP itu tanggal 1 Februari 2025, kita kasih tenggang waktu, kalau tidak dilunasi maka kita minta dengan sukarela dengan untuk meninggalkan Los.” Ungkap Suyuti.




















