PARRPARE, RADIOMESRA. COM – Lapas Klas 2A Parepare berkomitmen untuk mendukung ketahanan pangan nasional dengan memanfaatkan lahan kosong melalui pemberdayaan warga binaan.
Hal tersebut di sampaikan Kepala Lapas Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, S.H. pada kegiatan penanaman perdana bibit cabai dan penebaran benih ikan Lele Sangkuriang serta Nila yang bekerja sama dengan pemerintah kota Parepare bertempat di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas IIA Parepare, Senin (02/12/24).
Menurut Totok, Langkah ini merupakan tindak lanjut dari visi dan misi Presiden RI yang tertuang dalam Asta Cita dan 5 Program Akselerasi Bidang Pemasyarakatan (Panca Carana Laksya) yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Kita menindaklanjuti visi misi bapak presiden kita tentang Asta cita, bagaimana kita bisa melaksanakan kegiatan program ketahanan pangan. Yang kedua kita menindaklanjuti dari menteri imigrasi dan pemasyarakatan tentang panca Carana Laksya yaitu 5 program akselerasi prioritas bidang kemasyarakatan, salah satunya adalah pemberdayaan warga binaan, untuk melakukan program ketahanan pangan.” kata Totok
Lanjut Totok, ini korelasi lapas, kemarin koordinasi dengan pemerintah kota Parepare melalui PJ walikota melakukan kerjasama atau berkoordinasi tentang bagaimana mereka bisa mengimplementasikan.
“Alhamdulillah, kita bisa lihat di sini, bekerja sama dengan dinas ketahanan pangan, dinas pertanian, kelautan, dan perikanan, dan juga kerjasama dengan dinas perdagangan, agar nanti setelah program memasarkan bisa melalui dinas perdagangan, karena ini perintah langsung dari bapak presiden. Visi misinya itu, kita selaku yang di lapangan bisa mengedukasi, bisa memberikan pengajaran bagi masyarakat, bahwa di lapas bisa dilaksanakan. Berarti masyarakat, kepentingan pribadi secara sosial harus bisa mengimplementasikan.” Kata totok
Tambah Totok, Dirinya bersyukur Pemkot mengapresiasi pelaksanaan penanaman perdana bibit sayuran, dan juga ikan nila. Ini menggambarkan pemkot hal ini mendukung mendorong karena yang ada di dalam lapas ini adalah warganya sendiri.
“Kami selaku kalapas memfasilitasi. Semuanya adalah tanggung jawab bersama dan sudah terkoordinasi juga dengan dinas ketahanan pangan, bahwa warga binaan perlu diperhatikan, utamanya nanti setelah mereka bebas. Utamanya kaum dipabel 2% harus diperhatikan. Mereka bisa mendapatkan pekerjaan untuk wilayah Parepare. Alhamdulillah yang sudah kita tabur benihnya itu, kita yaitu kangkung, sawit, untuk penanaman bibit, kita ada Lombok, pepaya California dan jangka panjang.” Tambah Totok
Kegiatan tersebut meliputi penanaman 75 polibag bibit cabai, 20 polibag bibit pepaya California, serta penebaran 2.000 benih ikan Lele Sangkuriang dan 2.000 benih ikan Nila. Bibit tanaman dan ikan ini merupakan bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare dan Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Parepare.
Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Parepare, Dr. Abdul Hayat Gani, M.Si., mengapresiasi langkah strategis Lapas IIA Parepare. Kegiatan ini berlangsung lancar dan tertib, Sinergi antara Lapas IIA Parepare dan Pemerintah Kota Parepare menjadi salah satu langkah strategis dalam mempercepat transformasi di bidang pemasyarakatan dan mendukung ketahanan pangan nasional.




















