28.4 C
Pare-Pare
Jumat, Juli 17, 2026
spot_img

Meski Inflasi Parepare Diatas Nasional, Tapi Masih di Posisi Terkendali

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Program Pemerintah Menyapa, Ngopi Berjamaah Kerjasama pemerintah kota, pengurus Masjid Raya dan Radio Mesra terus berlanjut dengan menghadir perwakilan pemerintah kota Parepare. Jumat (16/08/24) PJ Walikota Parepare Akbar Ali Di wakili Asisten II Pemkot Parepare Andi Ardian Asyraq.

Dalam sambutan pembukanya Andi Ardian mengatakan dirinya mencakup asisten bidang perekonomian dan pembangunan, yang mengkoordinasikan kurang lebih 13 SKPD. Yaitu SKPD tekniks yang berkaitan dengan pembangunan,  perdagangan, tenaga kerja dan perekonomian

“Kami selaku asisten 2 yang pada hari ini, insya Allah diberi tugas untuk menyapa seluruh Jemaah masjid raya kota Parepare. Perlu kami laporkan, bahwa Parepare saat ini kebetulan kami asisten bidang perekonomian, dan pembangunan yang mengkoordinasikan kurang lebih 13 SKPD. Yaitu SKPD teknis yang berkaitan dengan pembangunan, yang berkaitan dengan perdagangan, tenaga kerja, dan yang berkaitan dengan perekonomian.” Kata Adrian.

Lanjut Adrian, dirinya tentu akan berbicara dalam konteks koordinasi selaku asisten 2 dalam program prioritas yang sementara ini berjalan yakni prioritas pembangunan. Ada tiga yang menjadi konsen Pemkot, yaitu pengendalian inflasi, yang kedua adalah stunting dan penanganan kemiskinan ekstrem, ketiga ini akan fokus dengan salah satu yaitu pengendalian inflasi.

“Kemarin sempat, ada riak-riak bahwa, inflasi kita sempat tertinggi untuk di Sulawesi Selatan. Namun kami perlu beri gambaran bahwa bahwa untuk inflasi bulan kemarin 2,5 untuk nasional, Parepare 2,6. Memang di atas nasional, tetapi jika kita berbicara batas toleransi, plus minus 1, Parepare masuk dalam posisi terkendali. Upaya yang dilakukan pemerintah bekerja sama dengan penyediaan komoditi holtikultura.” Ungkap Adrian

Tambah Adrian, bahwa Parepare tidak memiliki lahan pertanian, jadi sangat bergantung kepada daerah sentra produksi pertanian. Seperti cabe. Pemkot sudah melakukan kerjasama antar daerah seperti dengan kabupaten takalar, kemudian menyusul enrekang dalam waktu dekat.

“Alhamdulillah upaya pengendalian inflasi juga sudah kami lakukan, termasuk mengendalikan, mendirikan yang dikatakan kios pengendali inflasi atau kopi yang hadir di empat kecamatan. Kalau di Soreang itu ada di pasar Lakessi. Jadi kios pengendalian inflasi ini menyediakan komoditi komoditi yang harganya itu terkendali, dan pemerintah melakukan kebijakan, termasuk komoditi yang seringkali menjadi pemicu adalah beras. Kemarin kami sudah sepakat dengan Bulog, kalau dia harganya kemarin beras SPHP di angka 12 setengah, kami sepakat untuk mereka daripada mitra Bulog untuk menekan harga sampai di angka 12.000. Inilah beberapa langkah-langkah pemerintah dan yang telah pemerintah dan akan lakukan ke depannya untuk dalam hal pengendalian inflasi.” Jelas Adrian.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare