PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menjawab pertanyaan pendengar Obras ibu Handayani terkait biaya terapi yang tidak seragam tarifnya di rumah sakit di kota Parepare, Mantan ketua komisi II DPRD kota Parepare yang juga ketua harian Partai Gerindra kota Parepare Dr. Kamaluddin Kadir, dirinya langsung merespon dengan menghubungi pihak BPJS kesehatan cabang Parepare untuk mengkonfirmasi hal tersebut.
Pada program Obras Rabu (16/08/23) Dr. Kamaluddin yang akan kembali maju di daerah pemilih ujung mengatakan kebijakan memang berbeda untuk setiap rumah sakit karena menurut Dr. Kamaluddin memang ada rumah sakit yang sudah memiliki dokter sehingga sudah bekerja sama dengan trapis tapi ada juga yang belum punya sehingga belum bekerja sama
“Bagian terapis yang ada di rumah sakit Fatima itu belum bekerjasama, karena belum ada dokternya, di sana karena aturannya ternyata kalau mau bekerja sama harus ada dokter ahli rehabilitasi medik dulu yang ada itu di rumah sakit umum Andi Makkasau di sana itu ada poli rehabilitasi medik kalau di Fatimah cuma ahli terapi jadi orang yang bekerjasama dengan Fatimah atau pernah ada perawatnya yang dilatih.” Jejas Dr. Kamaluddin.
Legislator yang kini duduk di komisi III DPRD kota Parepare ini menyatakan untuk masyarakat yang mau menggunakan terapis memang sebaiknya kerumah sakit Umum Andi Makkasau untuk menghindari pembayaran di rumah sakit.
“untuk itu itu yang berbayar karena belum ada dokternya jadi sebaiknya Kalau mau terapi sebaiknya ke rumah sakit Andi Makkasau supaya menghindari pembayaran di rumah sakit itu sudah ada alatnya juga lengkap.” Saran Kamaluddin.




















