PAREPARE, RADIOMESRA. COM — PT PLN UPT Makassar bekerjasama dengan Pondok Pesantren Zubdatul Asrar Nadhlatul Ulama Kota Parepare, menyepakati program pengembangan sumber daya santri dengan membuat rumah kebun dan kolam ikan.
Fasilitas ini merupakan bagian dari agenda program PLN kepada pesantren untuk menggeliatkan roda ekonomi pesantren, sekaligus mewujudkan ketahanan pangan bagi santri dan warga pondok.
Dalam pengerjaan rumah kebun, kedua belah pihak menggandeng Komunitas Hidroponik Lasinrang sebagai tenaga ahli yang mengurus pembangunan serta memberikan edukasi tentang cara pengelolaan kebun hidroponik hingga mendampingi santri juga warga pondok sampai masa panen tiba, termasuk pemasarannya.
Budidaya hidroponik menjadi salah satu dari cara bercocok tanam petani modern yang banyak digandrungi anak muda. Selain itu pun metode ini bisa jadi gaya pertanian masa depan.
Instruktur dari Komunitas Hidroponik Lasinrang Muchlis Rahman, pada tim liputan Jelajah kota Rabu (24/08/22) mengatakan sangat tepat sasaran karena dengan adanya bantuan instalasi hidroponik pondok pesantren bisa secara mandiri mengelola kebutuhan sayur harian tanpa bergantung lagi pada sayuran dari luar
“Program CSA PLN kepada pondok pesantren Zubdatul Asrar Nadhlatul Ulama Kota Parepare kami dianggap sangat tepat sasaran karena dengan adanya bantuan instalasi hidroponik, pondok pesantren bisa secara mandiri mengelola kebutuhan sayur harian tanpa bergantung lagi pada sayuran dari luar. Jadi santri bisa mengkonsumsi sayuran yang ditanam sendiri. Kami dari komunitas hidroponik Lasinrang berharap kegiatan berhidroponik ini bisa berkelanjutan. Sehingga santri dapat mengambil manfaat dari budidaya sayuran dengan metode hidroponik selain itu hidroponik dapat menjadi wasilah untuk lebih mendekatkan santri dengan alam.” kata Muchlis.
Lanjut Muchlis, Dirinya berharap semoga budidaya hidroponik ini bisa menjadi langkah awal untuk mengaktivasi badan usaha milik pesantren jadi sayuran yang dihasilkan bukan hanya dikonsumsi tapi juga bisa diperjualbelikan maka dari komunitas hidroponik Lasinrang akan membekali santri dan pembina seputar dasar-dasar hidroponik dan trik-trik dalam melakukan budidaya hidroponik.
“Selain itu kami juga akan melakukan pendampingan sampai pada tahap panen. Jadi kenapa kami melibatkan santri, karena kami berharap santri bukan hanya tahu konsumsi sayurnya saja, tapi paham bagaimana proses tanam dan budidayanya. Kemudian Kenapa kami melibatkan pembina, karena kami sangat berharap ini bisa berkelanjutan jadi ketika santri-santri yang telah paham itu tamat dari pondok pesantren pembina bisa melanjutkan estafet budidaya ini atau minimal menyalurkan pengetahuan kepada santri-santri baru untuk tetap konsisten melakukan budidaya sayur hidroponik.” Jelas Muchlis




















