PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare, Ketua Komisi I DPRD kota Parepare Rudy Najamuddin, sejumlah anggota DPRD dari Komisi I mendatangi Kantor dan Gudang Bulog di Kota Parepare. Kunjungan ini terkait adanya keluhan warga sekaligus memastikan kondisi ketersediaan dan kualias beras di Bulog. Selasa (28/06/22)
Pada tim liputan Jelajah kota,Ketua Komisi I DPRD kota Parepare Rudy Najamuddin mengatakan Kejadian ini selalu terulang setiap tahun komisi I tidak ingin ada lagi seperti ini dimana kelemahannya sehingga yang sampai di masyarakat tidak layak konsumsi.
“Tadi kami sidak ke Bulog Setelah itu kami ke kantor Bulog jalan jendral Sudirman, terkait dengan pengaduan masyarakat yang mengatakan kualitas beras tidak layak konsumsi. Komisi 3 juga turun terkait tehniknya. Terkait hal ini kami di komisi 1 terkait masalah hukumnya. Saya sampaikan kepala gudang Dolog bahwa kejadian ini selalu terulang setiap tahun kami tidak ingin ada lagi seperti ini, dimana kelemahannya sehingga yang sampai di masyarakat beras yang tidak layak konsumsi. setelah kami cek di Dolog ternyata beras bagus kualitas premium.” Kata Rudy.
Lanjut Anggota Legislatif Dari Partai PPP ini, ada beberapa indikator sehingga beras ini rusak, mungkin terlalu lama disimpan harusnya begitu diterima di Dolog harus didistribusikan secepatnya ke masyarakat. Jangan lagi disimpan di kelurahan karena beras ini apabila kena cuaca lembab dan sebagainya akan bisa rusak
“Nanti kami akan sampaikan ke kelurahan, kalau mau didistribusikan beras ini langsung diambil di Dolog hari itu juga didistribusikan jangan simpan lama di kelurahan, karena takut faktor penyimpanannya yang tidak benar dan lain-lain. Kami sampaikan kepada kabulog juga ada kerjasama yang baik antara Eksekutif, Legislatif dan Bulog karena bagaimanapun juga masyarakat larinya ke DPR untuk mengadukan persoalan yang mereka hadapi.” Ungkap Rudy
Tambah Rudy, pada prinsipnya DPRD sudah menemukan masalahnya tapi kemungkinan lain beras ini ditukar dengan beras jelek dan tidak ada indikasi ke situ tapi nanti di uji coba metode ini langsung dari Dolog kemudian didistribusikan ke masyarakat. Kalaupun itu ternyata tidak layak konsumsi berarti ada indikasi indikasi lain yang mereka lakukan sehingga terjadi sebagaimana telah ketahui persoalan raskin ini banyak sekali permainan yang mau cegah dan dikomisi 1 pihaknya tidak mau ada korupsi di dalamnya dan manipulasi di dalamnya Semoga pare-pare tidak ada begitu
“Kami tidak ingin ada lagi kejadian seperti ini kalau ada kami akan tempuh jalur hukum. Karena kami sudah anggarkan di APBD tentukan kami akan mengawasi bagaimana cara mereka membelanjakan uang ini. Kita sudah anggarkan dengan harga premium sedangkan datang beras tidak layak tentu ada yang bermasalah hukum. Dan ini ada pressure, ini adalah shock terapi pada mereka-mereka yang coba-coba bermain terhadap raskin. Kami tidak toleransi karena ini setiap tahun hampir terjadi seperti ini.” Tutup Rudy.




















