25.6 C
Pare-Pare
Jumat, Mei 1, 2026
spot_img

Kepala Dinas Pendidikan Apresiasi Festival Tomaugi

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Dinas Pendidikan Drs. Arifuddin Idris mengapresiasi Festival Tomaugi atau Pitungngesso Mabbicara Ugi yang digelar Ikatan Guru Bahasa Daerah. Hal tersebut di ungkapkan Arifuddin saat di hubungi tim liputan jelajah kota Selasa (22/02/22).

“Terkait Kegiatan festival tomaugi ini adalah sebuah kegiatan yang perlu diapresiasi. Ini bagian dari upaya melestarikan bahasa daerah Bugis sebagaimana yang disampaikan oleh bapak wali kota pada acara pembukaan festival tersebut sebelum bahwa ada pendapat ahli beberapa tahun ke depan ada beberapa bahasa daerah itu akan menjadi punah karena ketidakmampuan kita penggunaannya atau yang memiliki bahasa daerah tersebut untuk melestarikannya.”Jelas Arifuddin.

Lanjut Arifuddin, untuk melestarikannya sebagai institusi dinas pendidikan yang punya tupoksi dalam menyelenggarakan pendidikan, tentunya sasarannya adalah bagaimana terciptanya cinta bahasa daerah Bugis pada anak-anak peserta didik. Oleh sebab itu ada dua hal yang memang perlu menjadi perhatian.

“Yang pertama adalah perlunya ada regulasi yang mengatur tentang pembelajaran ini agar secara terintegrasi dan mekanisme para sekolah akan mencarikan ruang untuk pembelajaran bahasa daerah Bugis. Yang kedua adalah tuntutan bagi para guru bahasa daerah Bugis untuk melakukan inovasi inovasi pembelajaran bukan sekedar lagi membaca ka ga ngangka tapi bagaimana bisa anak-anak membuat sesuatu metode pembelajaran yang bisa memberi nilai tambah.” Terang Arifuddin.

Tambah Kadis Pendidikan tesebut, dirinya melihat beberapa daerah yang punya bahasa daerah seperti solo atau daerah Jawa sana itu mencoba membuat karya karya hasil karya prakarya siswa yaitu dalam bentuk tulisan yang berdasarkan bahasa daerahnya kita juga.

“Ada istilah elong pugi kalau misalnya di dunia tulisan indah arab biasa di sebut kaligrafi kita bisa saja ada inovasi bahasa daerah itu mulai inovasikan dalam bentuk kaligrafi dengan memanfaatkan teknologi. Saya sangat mendukung kemarin adanya sebuah penulisan digital menggunakan bahasa daerah Bugis ini sebuah kemajuan besar. Nah tinggal bagaimana seorang guru berbuat sesuatu yang inovatif sehingga persoalannya anak-anak bukan sekedar dipaksa belajar tapi dipaksa untuk mencintai bahasa daerah Bugis itu akhirnya secara perlahan mereka dapat mencintai bahasa bugisnya sehingga mempertahankan ketindak lanjut. Saya ucapkan sukses buat festival ini semoga kedepannya akan memberikan harapan harapan untuk perkembangan bahasa daerah Bugis khususnya di |Parepare.” Tutup Arifuddin

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare