PAREPARE , RADIOMESRA. COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Parepare melalui Pengelola Program HIV, Hardianti, membeberkan pentingnya mengenali ciri-ciri serta cara penularan penyakit HIV secara tepat agar masyarakat terhindar dari salah paham, diskriminasi, serta stigma negatif terhadap Orang Dengan HIV (ODHIV).
Hal tersebut disampaikan dalam program diskusi Ngopi Berjamaah yang diselenggarakan pada Jumat (23/10/2026). Hardianti menjelaskan bahwa pada tahap awal, gejala terinfeksi virus HIV sering kali mirip dengan penyakit pada umumnya.
“Kalau ciri-cirinya sama dengan penyakit pada umumnya. Kalau kita terinfeksi virus, pasti akan ada respon alami seperti demam, diare,” ungkap Hardianti.
Ia menambahkan, pada stadium yang lebih tinggi (seperti stadium 2 atau 3), gejala diare terkadang tidak mau berhenti. Selain itu, ada pula gejala pembengkakan kelenjar.
Meski demikian, Hardianti menegaskan bahwa virus HIV tidak menular melalui kontak sosial biasa seperti berjabat tangan atau berpelukan. Penularan HIV juga tidak secepat virus lain seperti tuberkulosis (TBC) atau hepatitis yang bisa menular lewat udara maupun keringat.
Sebagai langkah pencegahan tambahan, masyarakat—khususnya kaum pria—diimbau untuk lebih berhati-hati saat menggunakan fasilitas umum seperti alat cukur, guna menghindari risiko penularan melalui paparan darah.




















