PAREPARE, RADIOMESRA. COM.– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare saat ini tengah fokus menggodok persiapan penyampaian laporan panitia khusus (Pansus) dan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Pokok Tahun 2027.
Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, mengungkapkan bahwa sejumlah agenda pansus tengah berjalan, mulai dari Pansus penyertaan modal pemerintah daerah kepada PT Bank Sulselbar, Pansus Jasa Subpek, hingga Pansus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Kita juga masih fokus persiapan terkait pembahasan RAPBD Pokok Tahun 2027. Mengingat UU APBN 2027 sudah disahkan, kita juga telah mendapatkan bocoran terkait transfer keuangan ke daerah untuk Kota Parepare,” ujar Kamaluddin Kadir pada program Obras, Selasa (27/10/26).
Ia menjelaskan, berdasarkan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) secara nasional yang ditetapkan pemerintah pusat pada tahun sebelumnya sebesar Rp735 triliun, khusus untuk Kota Parepare mengalami sedikit penurunan. Dana TKD Parepare yang sebelumnya tercatat sebesar Rp517.199.009.000, kini turun menjadi Rp497.707.942.000—atau berkurang sekitar Rp19.491.067.000.
Kendati demikian, pihak DPRD masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah daerah dalam menyikapi kekurangan anggaran tersebut. Terlebih lagi, akhir bulan Oktober ini pemerintah daerah dijadwalkan akan melakukan pengisian jabatan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru, di mana fokus APBD 2027 sangat menitikberatkan pada struktur OPD baru tersebut.
“Sesuai regulasi, selambat-lambatnya satu bulan sebelum pelaksanaan anggaran tahun berjalan, APBD Pokok 2027 sudah harus disahkan, yakni pada akhir November. Jadi masih ada waktu sebulan untuk membahasnya secara maraton bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), banggar, dan seluruh dinas terkait,” pungkasnya.




















