PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Peringatan milad pertama Pondok Pesantren Hidayatul Irsyad Parepare menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara lingkungan pendidikan keagamaan, masyarakat, dan kepolisian. Bhabinkamtibmas Kelurahan Lemoe, Aiptu Daris, hadir dalam acara wisuda dan peringatan milad pesantren tersebut pada Sabtu (24/10/26).
Acara berlangsung di Pondok Pesantren Hidayatul Irsyad, Jalan MP Remmang, RW 03, Padaelo, Kota Parepare. Kehadiran Aiptu Daris merupakan bagian dari interaksi Bhabinkamtibmas dengan masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan yang berperan dalam membentuk karakter generasi muda.
Di tengah kehidupan masyarakat, pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang pembelajaran mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, dan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama.
Nilai-nilai tersebut memiliki kaitan erat dengan kehidupan bermasyarakat. Sikap saling menghormati, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan menjaga hubungan sosial menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan yang aman dan harmonis.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat membuka ruang komunikasi antara kepolisian dan warga. Melalui interaksi langsung, masyarakat dapat menyampaikan informasi, masukan, maupun persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.
Aiptu Daris juga menjalankan peran pembinaan melalui sambang dan dialog dengan masyarakat. Pendekatan ini memungkinkan polisi mengenali kondisi lingkungan sekaligus mengingatkan warga tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar tempat tinggal.
Hubungan yang dekat dengan masyarakat menjadi penting karena persoalan lingkungan kerap membutuhkan kepedulian bersama. Warga yang saling mengenal dan menjaga komunikasi memiliki ruang lebih besar untuk menyelesaikan persoalan melalui dialog sebelum berkembang menjadi konflik.
Dalam konteks tersebut, pesantren dan lingkungan pendidikan lainnya dapat menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai kepedulian sosial kepada generasi muda.
Selain menjaga komunikasi dengan warga, masyarakat juga diimbau untuk mempertahankan hubungan baik antarsesama dan tidak mengabaikan kondisi keamanan di lingkungan masing-masing.
Kepedulian terhadap lingkungan tidak selalu harus dimulai melalui langkah besar. Komunikasi antarwarga, kesediaan bertukar informasi, dan perhatian terhadap persoalan di sekitar merupakan langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kehidupan bermasyarakat.
Bagi Bhabinkamtibmas, komunikasi semacam ini juga menjadi kesempatan untuk menerima saran dan informasi dari warga sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan kepolisian.
Meski demikian, keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada kehadiran polisi. Partisipasi masyarakat, dukungan keluarga, dan peran lembaga pendidikan turut menentukan kuatnya hubungan sosial di suatu wilayah.
Peringatan milad pertama Pondok Pesantren Hidayatul Irsyad Parepare pun menjadi salah satu ruang perjumpaan antara masyarakat dan kepolisian. Melalui hubungan yang terjalin secara berkelanjutan, komunikasi diharapkan tetap terbuka dan persoalan di lingkungan warga dapat dibicarakan dengan baik. (*)




















