MAROS, RADIOMESRA.COM — PT Pertamina terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satu kisah sukses datang dari kelompok peternak itik Leleng Kasse di Dusun Tamarunang, Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Maryana, salah satu anggota kelompok peternak, menceritakan perjalanan kelompoknya sebelum dan sesudah mendapatkan bantuan dari Pertamina. Menurutnya, sebelum mendapat intervensi program, kelompok mereka hanya memelihara kurang dari 100 ekor bebek dengan hasil telur yang terbatas.
“Alhamdulillah, karena adanya bantuan dari Pertamina, kami dibantu hingga 250 ekor bebek. Setelah berjalan satu hingga dua tahun, kami melakukan peremajaan dengan menjual bebek yang sudah tua dan menggantinya dengan bebek remaja yang produktif bertelur,” ujar Maryana saat ditemui di lokasi peternakan, Kamis (22/10/26).
Tidak hanya bantuan bibit dan kandang, kelompok ini juga terbantu dengan pasokan sisa limbah pabrik pakan (MBG) dari wilayah sekitar yang didukung penuh oleh sistem pengangkutan dari Pertamina. Hal tersebut membuat produktivitas telur meningkat hingga menghasilkan sekitar 120 butir per hari. Inovasi pengolahan produk pun berkembang; selain dijual mentah, telur bebek diolah menjadi telur asin dengan varian rebus dan panggang.
Sementara itu, Yoga Pratama dari Tim CSR & SMEPP Pertamina menjelaskan bahwa pendampingan ini berawal dari proses pemetaan sosial (social mapping) yang dilakukan bersama akademisi di area Ring 1 AFT (Aviation Fuel Terminal). Dari pemetaan tersebut, ditemukan potensi peternakan lokal yang belum dimaksimalkan.
“Kami melihat Ibu Maryana memiliki semangat sebagai local hero, siap mengembangkan bebek, serta inovatif dalam pengemasan dan variasi produk olahan telur. Melalui program TJSL, kami hadir tidak hanya memberikan bantuan fisik seperti kandang, pakan, dan alat penetas, tetapi juga fasilitas pendukung berupa PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) berkapasitas 4,4 kWh untuk menerangi area peternakan dan operasional,” jelas Yoga Pratama.
Yoga menambahkan, Pertamina berkomitmen untuk terus mendampingi kelompok peternak ini secara bertahap—mulai dari pembentukan kelompok, peningkatan kapasitas produksi, pelatihan pemasaran, hingga perluasan pangsa pasar agar kelompok peternak dapat mandiri secara ekonomi di masa mendatang.




















