PAREPARE, RADIOMESRA. COM β Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Parepare menggelar Rapat Kerja Kota untuk memantapkan kesiapan kontingen menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus KONI, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta Asisten III Pemkot Parepare yang mewakili Penjabat Wali Kota.
Ketua KONI Parepare, Fadly Agus Mante, menegaskan bahwa keraguan terkait kepastian keberangkatan kontingen Parepare kini telah terjawab. Pemerintah Daerah telah mengalokasikan anggaran pembinaan olahraga yang akan dikelola melalui dinas terkait.
“Rasionalisasi dan validasi data atlet telah kami rampungkan. Kami berupaya menata database atlet secara ketat agar tidak ada lagi masalah klaim atau kepindahan atlet tanpa prosedur mutasi yang sah sesuai Peraturan Daerah dan Undang-Undang Keolahragaan,” tegas Fadly.Kamis (01/10/26)
Dari hasil babak kualifikasi atau Pra-Porprov, kontingen Parepare berhasil meloloskan 36 cabang olahraga (cabor). Total kontingen yang disiapkan mencapai kurang lebih 560 orang, terdiri dari 375 atlet putra dan putri, 80 pelatih, serta selebihnya manajer dan official.
Berdasarkan evaluasi Bidang Pembinaan Prestasi KONI Parepare, sebanyak 35 cabor yang lolos diproyeksikan memiliki potensi meraih medali, dengan 29 cabor di antaranya berpeluang menyumbang medali emas. Namun, terdapat dua cabor yang dipastikan batal berlaga, yakni dayung dan berkuda, lantaran kendala teknis serta ketiadaan fasilitas pendukung. Sementara itu, cabor atletik (PASI) masih dalam tahap pertimbangan efisiensi anggaran.
Selain evaluasi cabor, rapat kerja ini juga menyepakati pengesahan dua cabor baru di bawah naungan KONI Parepare, yaitu Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) dan Orat Olaraga Tradisional (ORADO).
Fadly berharap Pemkot Parepare tidak hanya memberikan dukungan anggaran, tetapi juga melakukan pendampingan kepada para atlet dan cabor hingga pelaksanaan Porprov di Bone dan Wajo mendatang. Tim KONI Parepare dijadwalkan segera bertolak ke Makassar untuk melakukan validasi akhir data kontingen di KONI Provinsi Sulawesi Selatan.




















