27.4 C
Pare-Pare
Jumat, September 11, 2026
spot_img

Bawaslu Parepare Awasi Coktas Pekerja Migran, Pastikan Hak Pilih Terjaga Menuju Pemilu 2029

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pencocokan dan penelitian terbatas (Coktas) data pekerja migran Indonesia yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, Jumat (11/09/26).

Pengawasan tersebut dipimpin oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Bawaslu Kota Parepare, Dr. Susilawati, bersama staf HPPH.

Dalam pelaksanaan Coktas, turut hadir Kepala Divisi Perencanaan dan Data Informasi KPU Kota Parepare, Kalmasari, Kepala Divisi Hukum KPU Kota Parepare, Ilham, beserta staf yang melakukan pendampingan. Hadir pula Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare, Hj. Suriani.

Pengawasan dilakukan terhadap 10 pemilih yang menjadi sampel Coktas. Data tersebut merupakan sampel yang bersumber dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan diturunkan oleh KPU RI kepada KPU Kota Parepare untuk dilakukan verifikasi di lapangan.

Coktas dilakukan untuk memastikan data pekerja migran Indonesia dapat diverifikasi secara faktual, termasuk memastikan kesesuaian data dan kondisi pemilih. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pekerja migran yang memenuhi syarat sebagai pemilih dapat terakomodasi dan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Tahun 2029.

Koordinator Divisi HPPH Bawaslu Kota Parepare, Dr. Susilawati, mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan proses Coktas yang dilaksanakan KPU berjalan sesuai ketentuan serta menghasilkan data yang akurat.

“Bawaslu melakukan pengawasan untuk memastikan proses Coktas berjalan sesuai prosedur. Sebanyak 10 pemilih yang menjadi sampel perlu diverifikasi untuk memastikan kesesuaian data dan kondisi faktualnya, sehingga hak pilih warga negara dapat tetap terjamin,” ujar Susilawati.

Ia menambahkan, pemutakhiran data pemilih merupakan salah satu bagian penting dalam mempersiapkan penyelenggaraan Pemilu 2029. Karena itu, setiap proses yang berkaitan dengan pendataan pemilih perlu dilakukan secara cermat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Bawaslu akan terus melakukan pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih. Kami juga mendorong koordinasi antara KPU, Disdukcapil, dan pihak terkait agar data yang digunakan nantinya benar-benar akurat dan mutakhir,” tambahnya.

Melalui pengawasan Coktas tersebut, Bawaslu Kota Parepare memastikan proses pemutakhiran data pekerja migran menjadi bagian dari upaya menjaga hak konstitusional warga negara sekaligus mendukung terwujudnya data pemilih yang akurat menuju Pemilu 2029.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare