PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kebanggaan membuncah di hati keluarga Nasrullah, ayah dari Juan Pablo, anggota Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026 asal Kota Parepare yang sukses bertugas di Istana Negara, Jakarta. Namun, di balik keberhasilan tersebut, tersimpan cerita miris terkait minimnya perhatian dan bantuan dana dari Pemerintah Kota Parepare serta Kesbangpol setempat.
Nasrullah mengungkapkan bahwa keluarganya harus berjuang secara mandiri termasuk meminjam uang guna membiayai keberangkatan orang tua untuk mendampingi sang anak selama bertugas di Jakarta.
“Kami membiayai sendiri. Kebetulan ada yang percaya, jadi kami pinjam uang untuk beli tiket penerbangan pulang-pergi 3 hari 2 malam. Itu pun kami cari tiket termurah,” ujar Nasrullah saat diwawancarai, Rabu (19/08/26).
Nasrullah menuturkan, keterbatasan anggaran dari Kesbangpol Parepare sudah terlihat sejak seleksi tingkat provinsi di Makassar. Pihak Kesbangpol menyampaikan adanya pemotongan anggaran dari Rp15 juta di tahun sebelumnya menjadi hanya Rp6 juta untuk empat peserta.
Namun, kekecewaan mendalam mulai dirasakan saat Juan Pablo dipastikan lolos mewakili Sulawesi Selatan ke tingkat pusat. Perhatian dari Pemkot Parepare dinilai perlahan luntur.
Bahkan, saat diundang langsung oleh Wali Kota Parepare ke ruang kerjanya sehari sebelum berangkat, Nasrullah sempat menaruh harapan besar akan adanya dukungan operasional untuk sang anak.
“Jujur, saat dipanggil ke ruangan Wali Kota, hati saya berbunga-bunga. Sebagai orang tua, saya berpikir tentu ada uang bekal atau perhatian kecil untuk anak yang membawa nama daerah. Namun sampai anak saya berangkat, ternyata tidak ada sama sekali,” ungkap Nasrullah kecewa.
Tak berhenti di situ, Wali Kota sempat menyuruh Nasrullah untuk datang ke Rumah Jabatan (Rujab) untuk bersilaturahmi. Namun, hingga sang anak selesai bertugas dan kembali dari Jakarta, janji pertemuan tersebut tidak pernah terealisasi.
Meski harus menelan kekecewaan terhadap Pemda dan Pemkot, Nasrullah tetap menyatakan rasa bangga yang luar biasa atas pencapaian sang buah hati di tingkat nasional. Selama di Jakarta, seluruh kebutuhan Juan Pablo dipenuhi penuh oleh pihak pusat.
Ia berharap kisah Juan Pablo bisa menjadi pemicu semangat bagi generasi muda di Parepare agar tidak menyerah meraih prestasi tingkat nasional, sekaligus menjadi bahan evaluasi serious bagi pemerintah daerah dalam menghargai aset prestasi putra daerah




















