PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Parepare terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare untuk mencetak 1.000 pengusaha baru melalui program unggulan Parepare Keren”.
Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare, Laode Arwah Rahman, mengungkapkan bahwa dari target 250 peserta pelatihan di Jompie pada tahun lalu, sebanyak 75 persen di antaranya saat ini telah aktif menjalankan usaha serta mampu meningkatkan perekonomian keluarga secara mandiri.
“Alhamdulillah, sekitar 75 persen alumni tahun lalu sudah beroperasi dan menghasilkan pendapatan yang memberikan peningkatan ekonomi bagi mereka. Tahun ini kita kembali menargetkan 250 wirausahawan baru,” ujar Laode Arwah Rahman.
Untuk memperkuat efektivitas program dan menurunkan angka pengangguran di Kota Parepare, Disnaker menghadirkan empat inovasi suplementasi untuk mendampingi para peserta pelatihan Jompie yang sebelumnya difokuskan pada pembentukan mentalitas kewirausahaan (soft skill):
1. Sinergi Pelatihan Kompetensi Teknis Bersama Balai Vokasi Kementerian
Disnaker Parepare menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Pangkep, BPVP Bantaeng, dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar. Kerja sama ini bertujuan memberikan pelatihan kompetensi teknis lanjutan secara spesifik, yang dibagi dalam kelas-kelas kecil berisi 16 peserta sesuai hasil pemetaan minat usaha alumni.
2. Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis
Bekerja sama dengan Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Provinsi Sulawesi Selatan, para alumni Parepare Keren diberikan pelatihan intensif serta kemudahan pengajuan sertifikasi produk halal secara gratis agar produk UMKM Parepare memiliki daya saing dan kepercayaan konsumen.
3. Pemanfaatan Pasar Digital Sekolah (SIPLah)
Mengajak para pelaku usaha alumni Parepare Keren untuk membuat akun dan memasarkan produknya di aplikasi **SIPLah** (Sistem Informasi Pengadaan Sekolah). Langkah ini membuka peluang pasar baru bagi UMKM lokal untuk menyerap potensi belanja barang/jasa dari sekolah-sekolah yang bersumber dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
4. Bantuan Modal TKM dan Akses Platform SIAPkerja
Mendorong para pelaku UMKM memanfaatkan peluang bantuan modal usaha melalui program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dari Kementerian Ketenagakerjaan. Pelaku usaha diimbau mengunduh dan mendaftar di aplikasi SIAPkerja untuk bermohon bantuan modal, mengakses pelatihan mandiri secara online/offline, hingga mengajukan permintaan jenis pelatihan yang dibutuhkan.
Melalui integrasi empat langkah inovatif ini, Pemkot Parepare optimistis dapat menciptakan wirausahawan mandiri yang tangguh sekaligus menurunkan tingkat pengangguran di Kota Parepare.




















