PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Gelombang dukungan terhadap keberlanjutan Program Strategis Nasional (PSN) Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mengalir. Hari ini, Aliansi Masyarakat beserta para relawan dapur dan penerima manfaat di Kota Parepare menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Kota Parepare, Senin (29/06/26).
Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Tenri Waru, menjelaskan bahwa aksi ini murni gerakan moral masyarakat untuk meminta komitmen legislatif dalam mengawal keberlanjutan program yang diinisiasi oleh presiden tersebut.
“Aksi damai hari ini melibatkan masyarakat, relawan dapur, dan penerima manfaat. Intinya, kami meminta keberlanjutan program MBG ini tetap berjalan. Poin utamanya adalah mendesak pihak DPR agar mendukung penuh anggaran dan pelaksanaan program makan gratis ini ke depan,” jelas Tenri Waru saat diwawancarai di sela-sela aksi.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kota Parepare, Ir. H. Kaharuddin Kadir, menyambut baik dan menyatakan dukungannya terhadap program nasional ini. Ia menegaskan, DPRD Parepare berkewajiban meneruskan seluruh aspirasi masyarakat ke pemerintah pusat.
“Program MBG ini adalah investasi masa depan bangsa untuk mempersiapkan generasi pemimpin. Karena ini program strategis nasional, tentu kita sepakat untuk mendukung,” ujar Kaharuddin Kadir.
Meski mendukung penuh keberlanjutan program, Politisi senior Golkar ini tidak menampik pentingnya evaluasi berkala agar tidak terjadi penyimpangan di lapangan, berkaca dari adanya oknum di pusat yang sempat berurusan dengan Aparat Penegak Hukum (APH).
“Kalau ada sesuatu yang melenceng, silakan tegakkan hukumnya. Evaluasi dan koreksi itu perlu, tapi programnya harus tetap lanjut,” tambahnya.
Menanggapi adanya dinamika pro-kontra serta aksi dari kelompok mahasiswa sebelumnya yang meminta evaluasi total, Kaharuddin menganggap hal tersebut sebagai dinamika demokrasi yang wajar.
“DPRD Parepare adalah lembaga yang memberi ruang bagi siapa saja. Mau yang kontra kemarin, atau yang pro hari ini, semuanya kami terima secara adil dan seluruh aspirasinya tetap kami teruskan ke pusat,” pungkas Ketua DPRD Parepare tersebut.




















