PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, Ir. H. Kaharuddin Kadir, M.Si., menghadiri acara Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kota Parepare periode 2026–2031, Sabtu (20/06/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kaharuddin menegaskan bahwa kehadiran ICMI memiliki posisi strategis dan potensi yang sangat besar dalam mengawal serta berkontribusi terhadap pembangunan di Kota Parepare. Struktur kepengurusan ICMI yang baru dinilai sangat komplet karena dihuni oleh berbagai elemen penting masyarakat.
“ICMI ini adalah kumpulan orang-orang cendekiawan. Di dalamnya ada akademisi, tokoh agama, ulama, tokoh masyarakat, hingga tokoh pemuda. Ditambah lagi dengan hadirnya kurang lebih 30 guru besar (profesor) di dalam kepengurusan, ini adalah kekuatan yang sangat besar untuk melahirkan konsep pembangunan Parepare,” ujar Kaharuddin Kadir.
Merespons harapan Walikota Parepare yang menginginkan ICMI menjadi solusi bagi masyarakat, politisi senior ini menyatakan optimisme yang tinggi. Menurutnya, konsep paradigma ICMI yang inspiratif akan mampu menjadi pilar pendukung bagi jalannya roda pemerintahan kota.
“Sesuai dengan paradigma ICMI yang inspiratif, dengan kekuatan dan potensi yang ada, saya sangat optimis kehadiran ICMI betul-betul bisa memberikan *supporting system* bagi kelangsungan pemerintahan Kota Parepare,” lanjutnya.
Ia juga berseloroh, saking banyaknya kaum akademisi dan rektor yang bergabung dalam kepengurusan periode ini, aktivitas di berbagai kampus di Parepare bisa saja sepi apabila seluruh pengurus ICMI berkumpul.
“Kota Parepare ini memang harus didukung oleh semua sektor, dan ICMI adalah outlet dari seluruh potensi yang ada di kota ini. Seperti yang saya sampaikan ke Pak Walikota tadi, kalau semua pengurus ICMI ini hadir berkumpul, maka boleh jadi kampus-kampus di Parepare bisa kosong,” kelakarnya menutup wawancara.




















