PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil ketua I DPRD kota Parepare Muh. Suyuti SE menggelar reses untuk masa sidang pertama 2025 di Alya cafe Selasa (17/02/26). Pada tim liputan jelajah kota radio mesra Kordinator komisi I ini mengatakan keluhan terkait persoalan bantuan mengemuka, di mana tingkat desilnya dipertanyakan, karena tentu yang menjadi prioritas adalah desil 1 sampai 4.
“Dan ternyata, memang ada penonaktifkan PBI APBN, ternyata itu diputar atau dibalik. Yang desil 1 itu ditarik ke pusat, dan desil enam ke bawah itu masuk ke pemerintah kota kota itu sendiri, termasuk BPJS juga banyak, Saya minta untuk tidak diurus saja, karena namanya BPJS itu ketika diurus dan diaktifkan pasti pemerintah akan tanggung semua, karena kita sudah masuk layanan UHC, sudah mendapatkan penghargaan, tentu itu menjadi tanggungan pemerintah, apalagi kita sudah kerja sama dengan rumah sakit. Ketika ada warga atau masyarakat yang sakit datang di rumah sakit dan ber KTP Parepare dan masuk kategori desil1 sampai level 4 itu pasti akan dengan sendirinya rumah sakit yang akan menguruskan BPJS.” Kata Suyuti.
Tambah Suyuti, terkait infrastruktur, masalah persoalan banjir yang ada beberapa ditanyakan, dan Memang salah satu program pemerintah ini adalah Parepare bebas banjir. Dirinya berharap, mudah-mudahan bisa bersinergi dengan SKPD.
“Terkait penganggarannya, kedepan kalau pokir di tahun ini secara usulan itu kurang lebih 30 sampai 50% yang terealisasi. Untuk usulan secara mendadak, kalaupun tertuang dalam APBD itu, ada beberapa tahun terusulkan baru terealisasi kemarin. Mudah-mudahan pokir pokir ini, ke depan bisa terserap 100%, biar bagaimana ini tanggung jawab kita, tentu usulan-usulan konsitituen ini menjadi tanggung jawab untuk ditunaikan, karena ini adalah janji terhadap masyarakat masyarakat.” Jelas Suyuti




















