PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pada sejumlah Awak Media di rujab wawali Senin (16/02/25) Wakil walikota Parepare H. Hermanto mengatakan dirinya sudah menyampaikan di rapat koordinasi tingkat kabupaten kota di ruang pola, bahwa pemerintah kota Parepare sesegera mungkin untuk membentuk yang namanya satgas MBG.
“Di dalamnya meliputi dari OPD dinas kesehatan, kenapa kita masukkan dinas kesehatan, karena kita tidak meminta, ketika ada kejadian luar biasa, dinas kesehatan dalam hal ini yang bisa mengkoordinasikan ke rumah sakit, Puskesmas, bagaimana penanganan awal dari siswa yang kena keracunan. Yang kedua, di dalamnya ada dari dinas lingkungan hidup, kenapa ada, dari lingkungan hidup, karena SPPG ini ada limbah di dalamnya. Jadi sisa-sisa makanan anak sekolah, begitu dijemput oleh pihak SPPG, limbahnya itu akan dikelola sebagaimana mestinya. Jangan dibuang di depan SPPG-nya, mengakibatkan berceceran sehingga warga di sekitar situ mendapat dampak sangat kurang baik dalam hal ini bau.” Kata Hermanto.
Lanjut Hermanto, begitupun dengan dinas pendidikan di dalamnya, nanti ada beberapa dinas dalam struktur satgas MBG. Hermanto juga menjelaskan, sampai sekarang ini sudah ada 9 SPPG yang sudah beroperasi di kota Parepare, dan di harapkan supaya secepatnya kurang lebih dari target, lebih 18 SPPG yang beroperasi.
“Saya segera mungkin bisa beroperasi, supaya anak-anak kita bisa menerima manfaat dari makanan bergizi gratis. Begitupun dengan menu makanan, saya atas nama pemerintah kota Parepare menyampaikan, meminta kepada SPPG supaya menu makanannya itu bervariasi, supaya anak sekolah ini tidak bosan, dengan menu makanan itu. kalau bisa hari ini, ayam besok daging sapi, besok lagi burger, supaya anak ini tidak bosan dengan makanan. Terrkait dengan susu, susu seminggu sekali wajib diberikan kepada anak sekolah, tetapi kalau bahan bakunya sulit bisa digantikan dengan sejenis vitamin.” Harap Hermanto




















