PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Rumah Sakit dr. Hasri Ainun Habibie menggelar Talkshow Bersama Fellowship Kanker, Jantung dan Pembuluh Darah, Stroke, Uronefrologi dan Kesehatan Ibu dan Anak di ruang Rapat RS. Hasri Ainun Habibie Rabu (03/12/25).
Direktur RS. dr. Hasri Ainun Habibie dr. Mahyuddin Rasyid mengatakan, saat ini penyakit jantung itu merenggut nyawa 20 juta penduduk dunia per tahun, dan di Indonesia sendiri sudah termasuk penyebab kematian terbanyak.
“Kenapa ini bisa menjadi sesuatu yang penting, selain itu juga jantung ada stroke, kasus di dunia sekitar 5 sampai 6 juta kematian per tahun kematian karena kasus stroke. Setelah kita lihat bahwa, ternyata kita bisa mereduksi atau mengurangi jumlah kematian dari kasus-kasus seperti ini jadi jantung dan stroke, tentunya kalau kita di kedokteran ada preventif promotif tapi penanganannya harus lebih cepat lagi, ada namanya golden Time golden period.” Kata dr. Mahyuddin.
Lanjut dr. Mahyuddin, untuk kasus stroke hanya 4 jam saja golden periodnya dan itu harus dilakukan trombolisis, untuk itulah bagaimana mereduksi, menyelamatkan lebih banyak masyarakat, maka kementerian kesehatan mengeluarkan KMK (Keputusan Menteri Kesehatan) nomor 1277 tahun 2024 itu isinya menunjuk beberapa rumah sakit se-indonesia yang fungsinya nanti menjadi rumah sakit rujukan untuk kasus kanker jantung, stroke dan lain-lain.
“Pengalaman kita selama ini di seluruh rumah sakit, sisrut kadang agak bertele-tele. Mungkin karena faktor jaringan faktor, mungkin di sana lagi penuh rumah sakitnya sehingga makan waktu.” Terang dr. Mahyuddin




















