PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Debit air Salo Karajae yang menjadi salah satu sumber utama air baku PAM Tirta Karajae terus mengalami penurunan signifikan. Kondisi ini berdampak langsung pada distribusi air bersih ke pelanggan di sejumlah wilayah Kota Parepare.
Direktur PAM Tirta Karajae Andi Firdaus Djollong saat mengunjungi Fasilitas Intake IPA PAM Tirta Karajae di Salokarajae Kamis (04/09/25) mengatakan meskipun kemarau belum berdampak signifikan, tapi dari 5 pompa yang ada, tersisa 2 sudah mulai off, dan 3 masih berfinngsi normal.
“Alhamdulillah masih bisa kami onkan, masih bisa melayani. Ini kelihatan di belakang saya ini, sungai kelihatan kering, di belakang itu, dan ini menyebabkan pipa isap kami, kami tidak bisa mengaktifkan kelimanya, karena pasti akan terjadi kondisi yang tidak memungkinkan untuk kami distribusikan air secara lengkap. sehingga hanya 3 pompa yang kami on kan, 2 nya off. Kami berharap, mudah-mudahan ada tambahan supply dari sungai ini dari bagian hulu. Atau mudah mudahan ada hujan turun bagian hulu, sehingga bisa memperlancar proses pendistribusian air kota Parepare, terutama yang menggunakan instalasi pengelolaan air yang ada di salo karajae. Untuk yang menggunakan sumur dalam, ada 13 titik Sumur dalam yang beroperasi, itu tidak ada masalah, normal, dan suplai antara 10 liter perdetik dan kapasitas 18 liter per detik.” Kata Firdaus.
Lanjut mantan Legislator ini, yang memang terganggu ini Salo karajae, tapi PAM Tirta Karajae akan mensiasati nanti bagaimana sumur dalam ini bisa sebagian di bawa ke wilayah-wilayah yang terdampak dengan kering nya air sungai karajae, sehingga nantinya mungkin ada namanya on/off untuk wilayah tertentu, sehingga tidak bisa melayani 24 jam.
“Kami berharap agar para pelanggan dan masyarakat bijak menggunakan air PDAM, apalagi ini kondisi kemarau, dan panas, ditambah lagi dengan adanya angin kencang. Kalau panas saja masih bisa sebetulnya masih bisa kita berharap, tetapi diiringi dengan angin ini bisa menyebabkan kondisi air semakin berkurang, untuk itu, kami mohon maaf dan permakluman kepada seluruh pelanggan PAM Tirta karajae kota Parepare, atas kondisi yang kami hadapi saat ini, tetapi kami akan tetap menerima aduan dan keluhan mudah-mudahan ini tidak terlalu lama kita bisa hadapi.” Tambah Firdaus.
Sebagai langkah antisipasi, PAM Tirta Karajae menyiapkan layanan suplai air bersih melalui mobil tangki. dan PAM Tirta Karajae sudah berkoordinasi dengan mobil tangki internal, mobil DAMKAR, dan mobil tangki DLH untuk bersama-sama menyuplai air bersih ke pelanggan. Bagi yang membutuhkan, bisa menghubungi langsung nomor WhatsApp 0822-9089-3830.
Pihak PAM Tirta Karajae juga mengimbau pelanggan agar menggunakan air secara bijak, melakukan penampungan saat aliran berjalan, serta memahami kondisi keterbatasan yang terjadi akibat faktor alam.




















