PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pada Program Obras Senin (21/07/25), Ketua DPRD Kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir N.Si mengatakan Kalau penyerapan aspirasi ini dalam bentuk pokir biasanya, tapi ini tergantung kemampuan keuangan daerah lagi-lagi karena diperhadapkan pada efisiensi.
“Setelah kami rapat banggar kemarin, kami tambahkan satu sesi untuk pembahasan efisiensi. Rupanya ada 53 miliar yang hasil efisiensi itu, maksudnya dari beberapa kegiatan dinas yang dikurangi, kemudian terkumpul 53 miliar. Inilah yang digunakan oleh Walikota untuk menambahkan ke beberapa kegiatan, termasuk seperti bantuan pakaian seragam sekitar 5 miliar, pembangunan pembangunan fisik nanti ini, itu semua ditambahkan. jadi 53 miliar Itu dialihkan ke beberapa kegiatan.” Kata H. Kaharuddin Kadir.
Lanjut H. Kaharuddin Kadir, efesiensi dilakukan hanya sepihak, hanya kepala daerah, dan kepala dinas itu tidak melibatkan DPR.
“Kemarin kami minta, supaya DPR menjalankan fungsi pengawasannya, maka kami minta semua komisi, untuk mengundang mitra kerjanya yang kena tambahan efisiensi yang 53 miliar itu. Tidak semua, ada 10 dinas yang kena 53 miliar itu, itulah yang kita minta kepada tiap komisi hari ini komisi 1, 2 dan 3 mengundang mitra kerjanya kalau dapat tambahan, dia mau apakan itu tambahan. Tujuan apa, supaya jelas, supaya DPR dapat mengikuti pengawasannya.” Jelas H. Kaharuddin Kadir




















