PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lewat Program Obras Sabtu (01/06/25) Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M.Si menilai demokrasi di Parepare berjalan dengan semestinya.
“Tadi malam saya kedatangan tamu 6 orang buruh pelabuhan, mengadukan nasibnya. Tapi semalam, saya cek di DPRD, ternyata staf kantor sampai malam. Jadi saya telpon Tolong Saya arahkan ke DPRD komisi dua, karena komisi 2 terkait dengan ketenagakerjaan melapor malam ini sebuah tanda bahwa demokrasi kita maju, karena buruh pelabuhan saja itu sudah berani menyampaikan masalahnya itu artinya antara DPRD. Dan masyarakat tidak ada jarak.” Kata H. Kaharuddin kadir.
Lanjut H. Kaharuddin Hal tersebut merupakan tanda-tanda bagus artinya masyarakat sudah berani menyampaikan. Ketua Harian Golkar Parepare ini, berita yang muncul itu terkait dengan Parepare predikat kota intoleran itu tidak benar, tidak sesuai dengan fakta, dan berhak protes.
“Boleh jadi metodologinya yang dalam pencarian itu walaupun pendekatannya ini secara akademik, tapi boleh jadi meteologinya yang tidak betul. Karena kalau metodologinya tidak betul, pasti tidak betul. Jadi saya anggap tidak sesuai dengan fakta, karena yang berhak menilai Parepare itu kita ini orang asli di sini.” Tegas H. Kaharuddin




















