PAREPARE, RADIOMESRA. COMĀ — Jajaran terkait Pemerintah Kota Parepare mengikuti kegiatan Komunikasi Sosial Isu-isu Strategis Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya Pemanfaatan Indeks Harmoni Indonesia (IhaI) bagi Pemerintah Daerah dan pelaksanaan uji publik tahun 2025, secara virtual dari Lounge BJ Habibie, Kantor Wali Kota Parepare, Rabu, (19/02/25).
Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri ini dalam rangka pelaksanaan pengukuran Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2025 sebagai data dasar penyusunan RPJMD 2025-2030 Kepala Daerah terpilih.
Sekertaris Bappeda Kota Parepare Dede Alamsyah Wakkang di hubungi tim liputan jelajah kota radio mesra mengatakan Bappeda bersama beberapa SKPD mengikuti sosialisasi pengukuran Indeks Harmoni. Indeks harmoni ini merupakan salah satu tools dalam menyusun RPJMD walikota terpilih 2025 sampai dengan 2029.
“Kami bersama beberapa SKPD, mengikuti sosialisasi pengukuran indeks harmoni. Indeks harmoni ini, merupakan salah satu tools dalam menyusun RPJMD walikota terpilih 2025 sampai dengan 2029. Di mana indeks harmoni ini, merupakan alat yang sangat penting dalam mengevaluasi kualitas tata kelola pemerintahan, Kebijakan publik, dan layanan masyarakat, yang diberikan oleh pemerintah daerah.” Kata Dede.
Lanjut Dede, Indeks ini tentunya mencakup berbagai aspek, seperti efisiensi penggunaan anggaran, seperti yang di ketahui bahwa saat ini sedang gencar-gencarnya efisiensi penggunaan anggaran, tentu dengan indeks harmoni ini, sangat dibutuhkan implementasinya, dalam bagaimana mengefisiensikan anggaran.
“Kemudian, selain itu yang diukur juga adalah bagaimana partisipasi warga dalam pengambilan keputusan, keterbukaan pemerintah dalam merespon masukan dari masyarakat, kemudian pengukuran indeks harmoni, ini merupakan salah satu kunci untuk mencapai pemerintahan yang lebih efisien, berorientasi pada kepentingan masyarakat. Sehingga diharapkan dengan adanya indeks ini, diharapkan tentunya ke depannya tata kelola pemerintahan Indonesia dan pemerintahan di kota Parepare secara spesifik itu diharapkan bisa lebih baik lagi.” Ungkap Dede.
Kegiatan diikuti oleh Sekretaris Bappeda Parepare Dede Alamsyah Wakkang mewakili Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun, Kabid Litbang Bappeda A Pangurisan Walinono, Kabid SDM dan Sosbud Bappeda Syarifullah, Kapala Dinas PMPTSP Hj St Rahmah Amir, Kepala Disnaker Basuki Busrah, Sekretaris Disdikbud Mustadirham, Badan Kesbangpol, dan jajaran terkait lainnya.




















