“Kami dari gabungan partai menolak pergantian penjabat walikota Parepare di saat Pilkada mau dilaksanakan dan sudah masuk dalam tahapan dalam “Parepare butuh keamanan dan ketenangan”
PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Isu pergantian Penjabat Wali Kota Parepare mencuat, bahkan sudah beredar di sejumlah media beserta terbitan SK bahwa akan diganti pada 18 September ini. Padahal diketahui SK Penjabat Akbar Ali berakhir pada 31 Oktober mendatang.
Informasi terkait pergantian ini ditenggarai kuat bermuatan politis. Sejumlah anggota DPRD Parepare dan politisi menilai hal tersebut tidak wajar dan berpotensi menimbulkan ketegangan ditengah suasana politik yang kondusif ini.
Hal ini terungkap saat sejumlah anggota DPRD dan politisi Parepare ngobrol sambil bersama sejumlah jurnalis di salah satu warkop. Sabtu (14/09/24). Diantaranya anggota DPRD Parepare yang hadir Ketua PKB Parepare Andi Fudail (AFU), Sappe dari PKS, Hasyim dari PKB , Sri Tanty Nasrah dari Hanura. Politisi lainnya, Ketua PSI Parepare Rijal Madani, Ketua PKS Parepare Hamsi, Sekretaris PAN Parepare Safar Mukhtar, Wakil Sekretaris NasDem Parepare Salam Latief, mantan anggota DPRD Parepare dari partai PDI-P Satria, mantan anggota DPRD Parepare dari PAN Kurtafati.
Anggota DPRD Parepare yang juga Ketua PKB Parepare Andi Muhammad Fudail (AFU) menilai terdapat kejanggalan atas munculnya SK pergantian Pj Wali Kota Akbar Ali, digantikan oleh Abdul Hayat Gani. Sebab SK Pj sebelumnya berakhir 31 Oktober yang tersisa sekitar sebulan lebih, ini moment Pilkada, ditenggarai pergantian ini sarat kepentingan politik, atas salah satu paslon dari empat paslon yang ada di Pilkada Parepare ini.
“Inisiasi inisiatif teman-teman pimpinan partai, semalam setelah bertemu dan juga beberapa ormas dan LSM dan beberapa tokoh masyarakat hadir, menyatakan sikap, bahwa apa yang terjadi sekarang ini, di mana isu beredarnya pergantian PJ walikota ini sangat menyakitkan perasaan dan masyarakat Parepare itu sendiri. Karena dalam kondisi sangat kondusif, Parepare menjelang Pilkada ini, Itu kita apresiasi. Tapi dengan adanya isu bergantian, bahkan sudah beredar SK pergantian itu ini membuat reaksi masyarakat, spontan bergerak tidak sepakat, dan tidak setuju dengan yang terjadi sekarang ini. Karena Parepare ini sangat aman sangat kondusif tidak terjadi apapun selama ini, dan bahkan terindikasi bahwa pergantian ini sangat dipaksakan. karena kenapa kurang lebih satu bulan lagi tepatnya Oktober itu masa jabatan PJ walikota Pak Akbar ini selesai.” Kata Andi Fudail.
Lanjut Legislator Petahana ini, mengatakan kenapa tidak menunggu sampai selesai masa berakhirnya tugas dari pj walikota, untuk selanjutnya dievaluasi dan bisa kalau memang itu menjadi hal yang kurang baik buat kementerian dalam negeri silahkan tapi sebagai masyarakat Parepare melihat apa yang terjadi, apa yang dilakukan oleh PJ walikota selama ini itu tidak membuat hal-hal yang membuat Parepare ini tidak kondusif bahkan sangat kondusif, semua berjalan, pemerintah dengan apa adanya dan dan juga komunikasi dengan PJ walikota dengan masyarakat itu sangat aktif dan masyarakat sangat dekat dengan walikota.
“Bukan saya mengada ada dalam hal ini, karena setiap harinya Pjwalikota itu terlihat di tengah-tengah masyarakat, dan birokrasi pemerintahan sangat berjalan harmonis. Dan kami melihat teman-teman di DPR itu, bahwa apa yang dilakukan PJ walikota selama ini membuat kami juga bekerja dengan baik, ” terang Andi Fudail.
Senada disampaikan Sappe, mengingatkan kepada Kemendagri untuk memperhatikan kondisi Parepare yang saat ini sudah sangat kondusif di bawah kendali Akbar Ali yang telah melaksanakan tugas kurang lebih setahun ini.
Suasana politik yang sudah kondusif ini jangan lagi di utak atik dengan pergantian Penjabat (Pj). Baiknya, lanjut Sappe, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) jika ingin mengganti Penjabat Wali Kota, biarkan Pj sekarang ini menyelesaikan tugas sesuai dengan SK, hingga 31 Oktober.
Demikian halnya anggota DPRD Parepare dari partai Hanura, Sri Tanty mengatakan menolak tegas rencana pergantian Pj Wali Kota Parepare ditengah perhelatan Pilkada yang berjalan kondusif ini.
Menurutnya, Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali saat ini tengah melaksanakan tugasnya dengan baik. Pemerintahan berjalan dengan baik dan kondusif, Penjabat ini juga peduli dengan masyarakat. Sudah banyak masyarakat merasakan kepeduliannya.
Srikandi DPRD Parepare ini juga mengingatkan kepada Mendagri Tito Karnavian memahami kondisi politik masyarakat Parepare saat ini. Jangan sampai hanya mendengarkan pihak-pihak tertentu, dan untuk kepentingan politik tertentu, justru masyarakat yang jadi korban.




















