RADIOMESRA. COM – Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Akbar Ali, bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran terkait Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, termasuk Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, Muh Iskandar Nusu, turun langsung untuk memantau progres pembangunan Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) di Parepare pada Jumat (05/07/24).
Dalam kunjungan tersebut, Akbar Ali menilai bahwa progres pengerjaan pembangunan stadion sudah cukup baik, mencapai angka 12 persen. Oleh karena itu, ia berharap pembangunan stadion kebanggaan Parepare ini dapat selesai tepat waktu hingga 2024 dan pemeliharaan dapat dilakukan pada tahun 2025.
“Saya bersama Forkopimda, komandan brigif, dan pak Dandim, Kapolres memonitor perkembangan pembangunan stadion Parepare. Karena ini merupakan salah satu stadion kecintaan masyarakat Sulawesi Selatan khususnya kota Parepare, yang mendapatkan dukungan anggaran dari APBN. Dan kami sebagai pemerintah kota bersama unsur forkopimda wajib untuk memonitor dan melaporkan hasilnya perkembangan terhadap pembangunan stadion ini.” Urai Akbar.
Akbar Ali mengakui bahwa pengerjaan pembangunan stadion yang didanai oleh APBN ini memang sedikit terlambat. Namun, pihak rekanan terus berupaya melakukan perubahan sesuai dengan target yang telah diberikan.
“Alhamdulillah sesuai dengan target bahwa memang pembangunan ini sedikit terlambat, tetapi teman-teman yang mengerjakan ini sangat profesional sudah menjelaskan banyak perubahan yang dilakukan dibanding sebelumnya. Baik tentang bagaimana konstruksi, penanaman rumput berapa lapis dan pipa. Bagaimana saluran airnya. Beliau sudah memberikan penjelasan tinggal bagaimana bentuk sifnya nanti, bagaimana yang akan dihadirkan di stadion ini. Ada yang single shif, itu ada untuk VIP ada VIP, juga wilayah utara selatan sudah dirancang semua. Kita berharap pembangunan ini stadion kecintaan masyarakat Sulawesi Selatan khususnya Parepare akan cepat terealisasi. Progres sekitar 12%, Mudah-mudahan sesuai target sampai Desember atau awal 2025 pemeliharaan. Karena ini sistemnya, rumputnya ini bukan dipindahkan dari jawa ke sini, tapi harus ditanam jadi harus tumbuh alami beda kalau dipindahkan.” ujar Akbar Ali.
Sebagai informasi, anggaran pembangunan Stadion GBH bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan dimulai sejak Maret 2024 lalu. Item yang dikerjakan meliputi konstruksi, penanaman rumput, pengerjaan pipa, saluran air, serta seat yang akan digunakan, baik untuk VIP maupun umum. (*)




















