PAREPARE, RADIOMESRA. COM —Menindak lanjuti laporan warga terkait adanya pipa bocor milik Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Karajae di Jalan Kalimantan kota Parepare, hingga berdampak pada sejumlah pelanggan tidak mendapatkan aliran air bersih.
Menanggapi laporan itu, tim PAM Tirta Karajae bergerak melakukan pekerjaan penanggulangan pipa bocor tersebut. Pekerjaan penanggualangan pipa bocor tersebut berjalan cepat dari estimasi waktu penyelesaian yang ditargetkan.
Hal itu terbukti saat pekerjaan penanggulangan kebocoran Pipa PVC 6″ yang berlokasi di Jalan Kalimantan, Parepare, yang dimulai Kamis, (06/04/23) bisa selesai pada Kamis dini hari, dari estimasi awal hingga Sabtu (08/04/23).
Kini distribusi air bersih ke pelanggan di wilayah terdampak sudah normal kembali. “Alhamdulillah, penanggulangan kebocoran pipa akibat pekerjaan drainase sudah selesai. Pompa sudah on,” ujar Manajer Teknik PAM Tirta Karajae, Maprani Kasim yang menunggui pekerjaan penanggulangan pipa bocor hingga Kamis dini hari.
Maprani mengungkapkan, sebenarnya pipa bocor terjadi akibat galian drainase yang menggunakan alat berat. Dia berharap, pekerjaan galian drainase tidak lagi mengenai pipa PAM, yang bisa mengganggu distribusi air bersih ke masyarakat.
Sebelumnya, PAM Tirta Karajae mengumumkan adanya penanggulangan kebocoran Pipa PVC 6″ di Jalan Kalimantan pada Kamis (06/04/23), karena itu pompa distribusi P-4C Takkalao di-off-kan untuk sementara.
Beberapa titik yang terdampak akibat pengerjaan penanggulangan pipa itu antara lain wilayah Takkalao, Jalan Lasinrang, Jalan Muhammadiyah, Jalan Lahalede, Jalan Abu Bakar Lambogo, Jalan Sawi, Jalan Kebun Sayur, dan sebagian Jalan Andi Sinta.
“Estimasi penyelesaian, Sabtu, 8 April 2023. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tulis pengumuman resmi PAM Tirta Karajae. (*)




















