PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Parepare Tahun 2024.
Musrenbang RKPD 2024 mengusung tema “Akselerasi Pembangunan Ekonomi Daerah, Pembangunan Manusia Yang Berkualitas Dan Peningkatan Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat”, digelar di gedung Auditorium BJ Habibie, Senin (03/04/23).
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, didampingi Wakilnya Pangerang Rahim buka kegiatan Musrenbang RKPD 2024. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Catatan Sipil Provinsi Sulawesi Selatan, Sukarniaty Kondolele yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, juga Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir bersama para Forkopimda.
Jajaran lingkup Pemerintah Kota Parepare juga hadir mulai dari Sekretaris Daerah Iwan Asaad, para pimpinan SKPD, Camat, Lurah, serta hadir para organisasi perempuan dan anak. Ditemui Usai kegiatan Wali kota Parepare HM. Taufan Pawe mengatakan pelaksanaan musrembang tersebut diapresiasi gubernur Sulsel lewat perwakilannya yang hadir.
“Yang mewakili pak gubernur mengapresiasi sekali, semua arah tujuan kita ini betul-betul jelas. Peserta musrembang ini bukan hanya jajaran pemerintah kota semua stakeholder ada keterwakilan perempuan keterwakilan anak, dan ini adalah muara dari wujud muserembang musrembang sebelumnya. kelurahan, kecamatan perempuan dan anak besar. Musrembang itu hadir adalah merupakan langkah yang diambil oleh pemerintah kota melalui SKPD SKPD yang masih bersifat rancangan dengan adanya dokumen-dokumen musrembang ini.” Kata Taufan
Tambah Ketua Golkar Sulsel ini, rancangan dokumen yang telah dikumpulkan nantinya ada penyesuaian dan dirumuskan untuk melahirkan komitmen pedoman pelaksanaan.
“Di situ nanti ada penyesuaian dan pokok-pokok pikiran kita terima semua inilah nanti yang dirumuskan. Saya berpikir karena kita mau melahirkan dokumen-dokumen ini, harus lahir dari komitmen karena itu jadi pedoman kita nantinya. kalau kita tidak berkomitmen tidak berintegras Saya sangat khawatir ini akan jadi bahan Bacaan.susah diimplementasikan itulah sebabnya saya katakan semua SKPD harus hadir karena dia sebagai subjek dan objek dari rancangan RKPD nya nanti direalisasikan setelah ada inklude.” Tambah Taufan.




















