PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Data DTKS bulan Februari 2022 yaitu 21.094 KK yang dulunya waktu awal-awal masuk DPRD masih 14.000 lebih jadi ada penambahan sekitar 7000-an mungkin akibat covid-19 jumlah individu 64.814 orang cukup banyak yang terdaftar di DTKS. Hal tersebut sampaikan Wakil Ketua DPRD M. Rahmat Sjamsu Alam pada program obras Jumat (01/07/22).
“karena data ini sudah ada di pusat-pusat yang menghapus dan menambahkan sudah ditangani kementerian sosial. Pusat karena pusat tidak tahu kondisi daerah, apakah data itu sudah meninggal, atau pindah tempat dan lain-lain. Maka dikasihlah kewenangan daerah untuk melakukan perubahan ada aturan musyawarah kelurahan atau muskel. Jika terjadi di Satu kelurahan ada warga yang meninggal atau pindah tempat silakan rapat musyawarah kelurahan yang melibatkan RT RW LPMK dan kelurahan dan memanggil dinas sosial. Bahwa ini yang meninggal ini diganti begitu juga pindah tempat dan sebagainya silahkan muskel ganti begitu juga kalau ada warga yang belum terdaftar dan mereka merasa berhak menerima.” Kata Rahmat
Lanjut Rahmat, Jika ingin mendaftar di DTKS di pusat bisa melalui aplikasi SIKS-NG setelah mendaftar melalui program ini maka kementerian sosial mengkontek dinas sosial setempat untuk melakukan verifikasi turun ke lapangan untuk melihat apakah orang tersebut mendaftar betul-betul warga tidak mampu berdasarkan indikator yang dikeluarkan kementerian sosial.
“Kalau memang yang bersangkutan berhak maka dinas sosial melaporkan kembali ke pusat bahwa yang bersangkutan memang layak maka dimasukkan lagi DTKS itu. Jadi persoalan sekarang ini bagaimana di RT/RW LPMK dan kelurahan jika memang menemukan hal begini langsung lakukan muskel melibatkan kelurahan dan dinas sosial setelah hasilnya keluar dinas sosial akan menyampaikan ke kementerian sosial untuk diganti, diubah atau ditambah intinya sekarang data ada di pusat tidak boleh lagi ditambah atau dikurangi kalau tidak melalui muskel.” Jelas Rahmat




















