PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Insentif tenaga honorer dan tenaga kesehatan (Nakes) menjadi sorotan anggota fraksi gerindra kota parepare Dr, Kamaluddin Kadir. Hal tersebut di sampaikannya beberapa waktu lalu di paripurna DPRD kota parepare.
Pada tim liputan Jelajah kota Radio Mesra jumat (08/04/22), Dr. Kamaluddin Mengatakan terkait dengan pemberian insentif terhadap tenaga kerja honorer yang melekat pada setiap SKPD sampai sekarang ini di anggap sangat berprosesi lamban
“Jadi tepatnya pada tanggal 31 Maret 2022 pada hari Kamis telah dilakukan rapat paripurna dengan agenda penyerahan laporan keterangan pertanggungjawaban APBD tahun 2021. Dalam rangkaian kegiatan Paripurna tersebut saya Kamaluddin Kadir anggota DPRD kota Parepare dari fraksi partai Gerindra telah menyampaikan beberapa poin-poin penting terkait dengan pelaksanaan program kegiatan dan visi misi dari pada Bapak walikota. Namun satu hal yang menjadi straising dari saya kepada Bapak wali kota yaitu terkait dengan pemberian insentif terhadap tenaga kerja honorer yang melekat pada setiap SKPD sampai sekarang ini kami anggap sangat berprosesi lamban sehingga mengalami keterlambatan bayar di beberapa tenaga honorer yang dipekerjakan di beberapa SKPD .” Kata r. Kamaluddin.
Dr. Kamaluddin mencontohkan beberapa bulan yang lalu terhadap tenaga kerja dinas kebersihan sebanyak 374 juga mengalami keterlambatan bayar akibat karena proses yang berjalan namun lambat atas aspirasi yang terimanya kemudian melanjutkan dan berkoordinasi dengan dinas terkait kemudian dinas terkait melakukan koordinasi lebih lanjut kepada atasan.
“Dan atas koordinasi tersebut pada tanggal 25 Maret 2022 telah diselesaikan dengan ditandatanganinya surat keputusan walikota dan pada Tgl 25 Maret telah dibayarkan sebanyak 374 insentif kepada tenaga kerja kebersihan di dinas lingkungan hidup. Yang kedua kami soroti adanya keterlambatan bayar insentif terhadap nakes di rumah sakit HAH sebanyak 158 Nakes sampai sekarang ini sudah terlambat bayar selama 3 bulan, kami ingatkan kepada Bapak wali kota agar supaya proses pemberian insentif ini segera diselesaikan. Kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah sudah sangat berjalan dengan baik semestinya harus di Barengi dengan pembayaran insentif terhadap nakes atau tenaga kerja honorer yang lain yang melekat di SKPD yang telah memberikan sumbangsih, yang telah memberikan tenaga, yang telah memberikan hasil kerja yang nyata dalam rangka mensukseskan program dari pemerintah daerah.” Jelas Dr. Kamaluddin
Dirinya berharap juga agar supaya tenaga kerja honorer yang dipekerjakan di dinas terkait juga dapat diperhatikan terkhusus kepada RT/RW pegawai sara atau Babinsa babinkamtibmas juga harus diperhatikan mungkin masih ada di dinas dinas lain terkait dengan tenaga tenaga kerja honorer yang belum sempat di sebutkan.
“Namun saya telah menyampaikan kepada Bapak wali kota agar semua tenaga tenaga kerja honorer yang dipekerjakan agar supaya pembayaran dapat diselesaikan dengan segera.” Tutup Dr. Kamaluddin




















