25.2 C
Pare-Pare
Senin, April 20, 2026
spot_img

Berdakwah 10 Bulan Di Amerika, Ustad Yusuf Bagi Pengalaman Di IBH

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pendakwah Asal Silawesi Selayan Ust. Muh. Yusuf yang baru saja pulang dari Amerika Serikat setelah mendapatkan undangan berdakwah di New York selama 10 bulan hadir di Program khusus bincang Heboh (IBH) Rabu (09/02/22).

Menurut Alumni Timur tengah tersebut Amerika serikat adalah negara kuat dengan konstitusi negaranya siapa pun presidennya bahkan sekelas Donal trump pun keputusannya dianulir di pengadilan kalau melanggar hak asasi manusia.

“Tidak boleh ada diskriminasi dan itu diatur dalam undang-undang salah satu kelebihan Amerika hukum tidak diutak-atik oleh kepentingan kelompok tertentu. Sehingga apa yang terjadi disana dengan adanya keputusan Donald Trump juga saat itu yang terjadi komunitas muslim di sana merasa open, mereka dilindungi undang-undang sehingga kebebasan beragama dilindungi bahkan untuk membangun tempat ibadah no problem.” Kata Yusuf

Lanjut Ust. Yusuf, Di new York saja jumlah masjid dan musallah mencapai angka lima ratusan. bagaimana kondisi umat Islam setelah terjadi nine eleven beberapa saat tahun setelah kejadian itu diskriminasi terhadap umat Islam itu terjadi karena media mainstream itu betul-betul menyebarkan bahwa Islam adalah agama teroris.

“Tapi kelebihan masyarakat Amerika terutama mereka yang berasal dari kalangan di telektual mereka tidak serta merta menerima ada isu yang kalau ada isu diangkat ketika terjadi serangan nine eleven ketika nama Islam di konotasikan negatif stigma sebagai agama teroris.” Ungkap Yusuf

Tambah Ust. Yusuf, masyarakat amerika tidak serta merta menerima agama Islam itu sebagai agama teroris yang mengajarkan kekerasan tapi mereka mengkaji yang tadinya tidak kenal Islam akhirnya mengenalnya

“Apa yang terjadi yang pertama mereka mau tahu Islam itu dari mana apa sumber agama mereka apa buku yang dibaca ternyata yang di baca Alquran. Kekuatan media itu ketika menggambarkan Islam konotasinya negatif itu dipahami bahkan diyakini oleh beberapa negara-negara bagian yang langsung menerima apa yang disampaikan media. Beda dengan masyarakat new York dan washinton DC banyak kalangan intelektual mereka melakukan penelitian, mengkaji Alquran dan mereka tidak menemukan unsur kekerasan yang diajarkan dalam kitab.” Terang yusuf

Yusuf mengungkapkan Justru mereka yang mendalami itu mencari kebenaran ketika mereka mencari perbandingan dengan agama lain mereka menemukan ternyata agama Islam itu mengajarkan kedamaian dan toleransi

“ketika mereka itu menemukan kebenaran mereka mendapatkan hidayah dalam melakukan proses penelitian maka tidak heran terjadilah lonjakan dan banyak mualaf dari hasil penelusuran penelitian dan pemahaman itu.” Tutup Yusuf

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare