Kamis, Oktober 6, 2022

FAS : Walikota Adalah Pengabdian

Radio Perekat NKRI, Satu Suara Berjuta Telinga

PAREPARE, RADIOMESRA.COM – Bakal Calon (Balon) Wali Kota Parepare, HA Faisal Andi Sapada juga hadir memaparkan visi dan misi di Uji Publik Partai Demokrat di Restoran Dinasty, Sabtu, 29 Juli.

Wakil Walikota Parepare itu memasuki ruang forum di sambut teriakan Sonko’ Cellae. Dengan berseragam gamis putih dan celana hitam, FAS akronim Faisal Andi Sapada memperkenalkan diri di depan ratusan undangan dari berbagai lapisan masyarakat di ruang itu.

Perjalanan kariernya sebagai abdi masyarakat mengawali pemaparan visi misinya. FAS pun menegaskan, maju sebagai calon wali kota bukanlah sebuah tujuan, melainkan untuk mengabdi secara ikhlas ke masyarakat.

”Saya daftar ke Demokrat tentu untuk sebuah pengabdian kepada masyarakat, melayani masyarakat dengan lebih baik,” ujar FAS.

Dia menjelaskan, visi dan misi suatu pemerintahan harus ada tiga unsur dan bisa sejalan dengan visi misi yang lebih tinggi, dalam hal ini pemerintah RI.

”Salah satunya visi membangun kearifan lokal dan potensi Parepare,” katanya.

Faisal menyebutkan hal paling mendasar yang terpenuhi di tengah masyarakat, yakni pendidikan dan kesehatan. Selain itu, membangun Parepare tentu melihat potensi yang ada.

”Ada dua hal yang prinsip. Yakni Parepare tidak memiliki lahan sawah yang cukup, begitu pun empang. Sehingga sektor jasa, niaga dan pendidikan yang prioritas,” kata Ketua Nasdem Parepare ini.

Menurutnya, jika mengingat Parepare 30 tahun silam, ekonomi bertumbuh pesat. Bahkan lapangan kerja banyak.

“Kembalikan Parepare ke era itu. Nah ini tentu menjadi perhatian saya jika kelak diberi amanah oleh masyarakat nantinya,” katanya.

Mendukung hal itu, tentun harus diperkuat dengan sarana pelabuhan, pergudangan, pasar dan modal.

“Pelabuhan harus dikembangkan dengan menghadirkan pelabuhan kontainer, mewujudkan pasar grosir sehingga harga bisa bersaing di daerah lainn yang berdampak menggeliatnya ekonomi kerakyatan,” jelas FAS.

Dalam sektor kesehatan, FAS menilai belum maksimal, meskipun sudah gratis.

“Memang gratis, tapi warga tidak mampu yang tidak memiliki BPJS, kalau mau berobat harus ke kantor kelurahan dulu ambil keterangan tidak mampu, belum lagi rumah sakit kekurangan obat. Padahal kesehatan ini menjadi hak dasar,” katanya.

FAS mengetakan, seorang pemimpin juga harus mengetahui kondisi masyarakatnya.

“Warga miskin bertambah karena pengangguran akibat tidak adanya lapangan kerja,” ujar FAS.

Bukan hanya itu, FAS juga akan memaksimalkan pelayanan di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Terakhir dalam hal pendidikan, FAS ingin menjadikan Parepare sebagai kota tujuan pendidikan. Makanya mutu pendidikan harus sejajar dengan daerah lain.

”Memang sudah gratis, tapi toh masih saja ada yang beli baju sampai Rp1 juta. Itu tak masalah bagi PNS dengan gaji empat juta, tapi bagaimana dengan tukang becak. Nah ini harus dibenahi,” tegas mantan sekda Parepare ini.

Begitu juga dengan transport bagi siswa, FAS sudah miliki konsep yang dituangkan dalam program prioritasnya jika kelak jadi walikota.

“Masalah transport sekolah saya tidak akan paparkan di sini. Sebab nanti akan ditiru lagi,” tandas mantan Kadis PU Parepare ini.

(PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– sar/ade)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,517PengikutMengikuti
20,100PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

  • https://radiomesra.com:8183/mesra
  • Radio Mesra Parepare